Connect With Us

Hendak Selamatkan Perahunya, Nelayan Meninggal Usai Terseret Arus Perairan Pulau Cangkir Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 8 November 2025 | 21:13

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANGNEWS.com- Tim Basarnas bersama unsur SAR gabungan menemukan seorang nelayan bernama Rasmi, 31, yang hilang di Perairan Pulau Cangkir, Kabupaten Tangerang, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 8 November 2025.

Jenazah Rasmi ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB setelah seorang nelayan lainnya melihat tubuhnya mengapung di sekitar Perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu. 

Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan, tim SAR gabungan segera menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 15.50 WIB.

“Pada malam tadi jenazah korban berhasil kita evakuasi ke Posko Polairud Polresta Tangerang dan langsung kita bawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Desiana yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi tersebut.

Sejak pagi, pencarian dilakukan secara intensif dengan mengerahkan Kapal Patroli Polairud Polresta Tangerang dan rubber boat, mencakup area seluas 56 mil laut persegi.

Puluhan personel dari berbagai instansi pun dilibatkan, di antaranya Kantor SAR Jakarta, Satpolairud Polresta Tangerang, Pos TNI AL Kronjo, Damkar Kronjo, SAR MTA, FRKTT, dan HNSI Kronjo.

Sebelumnya, Rasmi dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berusaha menyelamatkan perahunya yang terlepas dari tambatan tali di sekitar Perairan Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 6 November 2025, sekitar pukul 18.15 WIB. 

Upaya pencarian sempat dilakukan selama dua hari sebelum akhirnya korban ditemukan tak bernyawa.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill