Connect With Us

Daftar Layanan Kependudukan yang Bisa Diurus Lewat Kantor Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 November 2025 | 13:20

Kantor Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Rabu 30 November 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memperluas layanan administrasi kependudukan yang bisa diakses langsung di seluruh kantor kecamatan. 

Sejak Senin, 10 November 2025, masyarakat dapat mencetak Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Identitas Anak (KIA) tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil di Tigaraksa. 

Kebijakan ini diambil untuk memangkas waktu antrean dan mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.

Dalam pengumuman resmi yang disampaikan melalui akun Instagram @disdukcapilkabtangerang, disebutkan bahwa seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang sudah bisa melayani berbagai pengurusan dokumen administrasi kependudukan. 

Berikut daftar layanan kependudukan yang tersedia di setiap kecamatan di Kabupaten Tangerang. 

Pendaftaran Penduduk

1. Pencatatan biodata WNI dalam wilayah NKRI.

2. Penerbitan Kartu Keluarga (KK) baru karena membentuk keluarga baru.

3. Penerbitan KK baru karena penggantian kepala keluarga (misalnya kepala keluarga meninggal).

4. Penerbitan KK baru karena pisah KK dalam satu alamat.

5. Penerbitan KK karena perubahan data.

6. Penerbitan KK karena hilang atau rusak.

7. Penerbitan KTP-el baru untuk WNI.

8. Penerbitan KTP-el baru karena pindah, perubahan data, rusak, atau hilang.

9. Penerbitan KIA baru untuk anak WNI.

10. Perpindahan KIA baru untuk anak WNI.

11. Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Pencatatan Sipil

1. Pencatatan kelahiran WNI dalam wilayah NKRI.

2. Pencatatan kematian dalam wilayah NKRI.

Meski kebijakan ini disambut positif oleh sebagian masyarakat karena dianggap mempermudah akses layanan, sejumlah warga di media sosial menyoroti kualitas pelayanan di lapangan yang dinilai masih perlu perbaikan.

Melalui kolom komentar akun resmi Disdukcapil Kabupaten Tangerang, beberapa warganet menyampaikan keluhan terkait lambannya pelayanan dan sikap petugas di kecamatan.

“Sayangnya untuk petugas di kecamatannya kalau ngelayanin nggak cepat, lemot banget sambil main HP dan bercanda. Kerja tapi kayak nggak serius,” tulis akun @norespect_06.

Ada pula warga yang mempertanyakan kesiapan sistem pelayanan di kecamatan yang kerap mengalami gangguan. 

“System-nya masih sering offline nggak Pak/Bu? Urus KTP/KIA/KK harus berapa kali datang, berapa kali cuti?” tanya akun @jmirna_. 

Beberapa komentar lain juga menilai belum optimalnya digitalisasi layanan. “Kabupaten lain udah pada online, kabupaten Tangerang malah nggak bisa download form di web. Terburuk,” tulis akun lainnya.

Meski begitu, sejumlah warga tetap memberikan apresiasi terhadap langkah Disdukcapil yang membawa pelayanan lebih dekat ke masyarakat.

“Oke noted, saya apresiasi. Tinggal mau lihat respon pegawai kecamatan gimana ya,” tulis akun @abdul_asr.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

PROPERTI
Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:24

Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill