Connect With Us

PT Power Steel Mandiri Minta Waktu Perbaiki Cerobong Asap

| Minggu, 9 Oktober 2011 | 17:22

PT Power Steel Mandiri, di Milenium Industrial Estate, Blok A, Jalan KH Syech Nawawi, Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Terkait adanya instruksi Bupati Tangerang Ismet Iskandar melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Hermansyah, yang menginstruksikan kepada dinas-dinas terkait untuk segera menutup PT Power Steel Mandiri, Senin (3/10), Direktur Utama PT Power Steel Mandiri Agus Santoso mengaku belum menerima surat dari Bupati.
 
Hanya saja Agus meminta agar pihak Pemkab Tangerang memerikan kesempatan kepada perusahaannya untuk melakukan pemasangan gas collector untuk memeperbaiki pembuangan asap di pabriknya. “Kami mengaku memang ada kekurangan dalam alat pengurang asap yang kami miliki hanya saja saat ini kami tengah memasang alat baru untuk mengurangi asap pabrik,” ujarnya.
 
Dia juga mengatakan bahwa proses instalasi gas collector yang didatangkan dari China tersebut diperkirakan baru akan selesai maksimal pada bulan Desember 2011 nanti. “Kami sangat perduli terhadap lingkungan sehingga kami memasang alat untuk mengurangi pembuangan asap pabrik,” ujarnya.
 
Agus mengatakan bahwa dirinya meminta agar pemerintah juga memikirkan nasib para pekerja di perusahaannya jika nanti ditutup karena akan menyebabkan banyak pengangguran. “Kami memperkerjakan 1.500 pegawai dan 80 persen diantaranya merupakan warga sekitar, jika perusahaan ami ditutup maka tentu saja akan banyak pengangguran,” ujarnya.
 
Sementara itu Manajer Produksi PT Power Steel Mandiri menjelaskan, bahwa gas collector yang saat ini sedang dipasang memiliki kemampuan untuk menyedot sekitar 20 ribu meter kubik/per jam sehingga jika alat ini telah berfungsi tentu saja asap buangan pabrik selain akan berkurang dan asap yang keluar tidak berbahaya bagi kesehatan masyarakat. “Kapasitas gas collector yang sedang dipasang melebihi kapasitas buangan asap pabrik kami, sehingga kedepan buangan asap sudah tidak ada masalah lagi,” ujarnya.
 
Priyo sendiri mengaku, bahwa pihaknya memeliki komitmen kuat untuk menjaga kelestarian lingkungn salah satunya dengan memperbaiki pembuangan asap tungkunya tersebut. “Komitmen kami bahwa akan kami selesaikan dalam 45 hari hingga 60 hari kerja sehingga mudah-mudahan Desember nanti selesai,” ujarnya.
 
Sementara itu Ketua Komis D Suparji mengatakan, bahwa setelah hasil kajian Dewan dirinya merekomendasikan kepada pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada pihak PT Power Steel Mandiri untuk memperbaiki sistem pembuanganngannya. Sebab jika ditutup nantinya akan menimbulkan masalah sosial berupa pengangguran.
 
“Yang terpenting saat ini telah ada komitmen kuat dari pihak perusahaan untuk memperbaiki sistem pembuangan asapnya sehingga akan lebih baik jika mereka menyelesaikan dulu pemasangan instalasi alatnya,” ujarnya.
 
Hanya saja menurut Suparji jika hingga tenggat waktu ang ditetapkan pihak PT Power Steel Mandiri belum juga menyelesaikan kewajibannya maka sah jika pabrik baja tersebut ditutup.(DRA)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit

Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:07

Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill