Connect With Us

Target Kemiskinan Turun ke 4,5% di 2029, BP Taskin Gandeng Lintas Sektor Cegah Program Tumpang Tindih

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 15 Desember 2025 | 19:00

BP Taskin memberikan bantuan kepada warga kurang mampu Kabupaten Tangerang, Senin 15 Desember 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) meluncurkan langkah strategis dengan menggelar kegiatan Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Kegiatan ini merupakan implementasi serius dari Perpres No 163 Tahun 2024 dan bagian dari komitmen untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo dalam menurunkan angka kemiskinan secara drastis.

Mengusung pesan “Dari Sinergi Lahir Solusi”, BP Taskin mengorkestrasi kolaborasi masif yang melibatkan 17 Kementerian dan Lembaga mulai dari Kemenko PM, Bappenas, Kementan, Kemensos, hingga BIN dan BAZNAS.

Iwan Sumule, Wakil Kepala BP Taskin menegaskan sinergi ini adalah kunci utama yang bertujuan mengakhiri tumpang tindih program dan memastikan setiap intervensi pemerintah menjangkau warga yang paling membutuhkan.

“BP Taskin hadir untuk memastikan semua kebijakan bergerak dalam satu arah dan benar-benar berdampak bagi masyarakat miskin. Sinergi pemerintah pusat dan daerah adalah kunci,” ujarnya di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin 15 Desember 2025.

BP Taskin bertindak sebagai dirigen yang menyelaraskan kebijakan dan sinkronisasi program. Berbagai program lintas sektor disalurkan secara terintegrasi, termasuk:

  • Program Pekarangan Pangan Bergizi, Unggas Ayam Telur, dan Bantuan Benih Ikan.
  • Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi dan Vokasi-Pemagangan.
  • Reaktivasi PBI Non-Aktif (Kesehatan), Cek Kesehatan Gratis, Bantuan Sanitasi, hingga Tablet untuk Sekolah.

 

Memastikan Bantuan Sampai ke Masyarakat

Melalui sinergi ini, BP Taskin menjamin program dari seluruh kementerian dapat mengintervensi ekonomi kelompok rentan secara terintegrasi.

Iwan Sumule menambahkan pendekatan ini memastikan program tidak berjalan parsial.

“Kami memastikan setiap intervensi pemerintah benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan dan memberikan dampak nyata. Kami memastikan tidak ada program yang tumpang tindih di lapangan,” jelasnya.

 

Target Presiden Prabowo: Kemiskinan 4,5% pada 2029

Kegiatan sinergi ini menjadi fondasi utama untuk mencapai target nasional menurunkan angka kemiskinan dari 8,47% pada tahun 2025 menjadi 4,5% pada tahun 2029, sejalan dengan visi "Makmur Bersama Presiden Prabowo."

Dengan pendekatan yang kolaboratif, terarah, dan berbasis data, BP Taskin optimis upaya percepatan pengentasan kemiskinan akan berjalan lebih efektif dan memperkuat kontribusi pemerintah dalam mewujudkan target ambisius tersebut.

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill