Gubernur Banten Beberkan Progres MRT Kembangan-Balaraja
Jumat, 6 November 2026 | 15:08
Gubernur Banten Andra Soni membeberkan perkembangan terbaru terkait rencana pembangunan rute Mass Rapid Transit (MRT) Kembangan–Balaraja.
TANGERANGNEWS.com-Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinkan (BP Taskin) menggulirkan program Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SiTaskin) untuk menangani kemiskinan di Kabupaten Tangerang.
Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule menjelaskan, ada sekitar 260 ribu warga Kabupaten Tangerang yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Tingginya kemiskinan di Kabupaten Tangerang disebabkan masifnya urbanisasi.
"Berdasarkan survei Maret 2025, angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang itu 260-an ribu jiwa yang berada dalam klaster kemiskinan," jelas Iwan, Senin 15 Desember 2025.
Iwan melanjutkan, program SiTaskin ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Presiden Nomor 163 Tahun 2024, dengan tujuan mewujudkan pengentasan kemiskinan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, SiTaskin ini merupakan program yang menggabungkan agenda pengentasan kemiskinan di sejumlah lembaga dan kementerian.
"Ini program awal untuk memastikan bahwa bantuan dan perlindungan sosial itu sampai dan tepat sasaran," lanjut Iwan.
Di Tangerang, BP Taskin menebarkan 15 ribu benih ikan. Langkah itu dilakukan untuk menopang ketahanan pangan masyarakat yang berstatus miskin.
"Karena presiden itu bahwa program-program ini betul-betul harus sampai. Salah satu yang dipilih adalah Kabupaten Tangerang," ucap Iwan.
Iwan memaparkan, BP Taskin menargetkan penurunan kemiskinan relatif di angka 4,5 persen pada tahun 2029 nantinya.
Sekedar informasi, tingkat kemiskinan nasional saat ini berada di 8,47 persen.
"Kalau program pengentasan kemiskinan dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten, maka penurunan angka kemiskinan itu tiap tahun itu bisa kita lakukan itu 1 persen setiap tahunnya," tutupnya.
Gubernur Banten Andra Soni membeberkan perkembangan terbaru terkait rencana pembangunan rute Mass Rapid Transit (MRT) Kembangan–Balaraja.
TODAY TAGEmpat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews