Connect With Us

Warga Kota Tangerang dan Tangsel Dievakuasi dari Iran

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 11 Maret 2026 | 23:48

Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten menyambut kedatangan warga Kota Tangerang dan Tangsel yang dievakuasi dari Teheran, Iran, akibat konflik timur tengah. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Indonesia mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Teheran, Iran secara bertahap sebagai langkah perlindungan terhadap warga negara di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Dua warga Provinsi Banten asal Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi bagian dari rombongan yang telah tiba dengan selamat di Indonesia.

Keduanya tiba di Bandara Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta),  pada Selasa 10 Maret 2026, sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan maskapai Turkish Airlines.

Keduanya disambut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Penghubung Daerah.

Dua warga tersebut bernama Tommy dan Tetap Siregar. Keduanya diketahui bekerja sebagai tenaga ahli di Teheran dan termasuk dalam rombongan 32 WNI yang dipulangkan Kementerian Luar Negeri RI.

Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten Ika Sri Erika mengatakan Pemprov Banten turut memantau proses kepulangan keduanya untuk memastikan mereka tiba dalam kondisi sehat. 

“Semalam kami melalui Badan Penghubung Daerah menerima dua orang dari total 32 WNI yang dievakuasi dari Iran. Mereka berasal dari Kota Tangerang dan Tangerang Selatan yang bekerja sebagai tenaga ahli di Teheran,” ujar Ika Sri Erika, Rabu 11 Maret 2026.

Setelah didata, pihak mereka langsung dijemput oleh pihak keluarga ke kediaman masing-masing. 

“Alhamdulillah, sudah kami terima dalam keadaan sehat. Mereka tiba setelah berita acara dibuat dan langsung dijemput oleh keluarga masing-masing di bandara,” katanya.

Ika menambahkan, keterlibatan Pemprov Banten melalui Badan Penghubung Daerah merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan dan keberadaan warga Banten, termasuk yang berada di luar negeri.

Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar setiap warga Banten yang terdampak situasi darurat di luar negeri dapat memperoleh pendampingan hingga kembali ke daerah asal.

“Pemprov Banten tentu berupaya hadir dan memastikan warga Banten yang berada di luar negeri mendapatkan perhatian serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat,” ujarnya.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill