Connect With Us

15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:40

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau lokasi rawan banjir di Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang yang 15 tahun tidak pernah ditangani. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Persoalan banjir yang membayangi warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat,

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, turun langsung meninjau lokasi rawan banjir tersebut sekaligus berdialog dengan warga yang kerap terdampak di RW 09, 12 dan 14, pada Senin 19 Oktober 2026.

Maesyal mengakui bahwa keluhan masyarakat di perumahan tersebut telah berlangsung sangat lama tanpa penanganan yang benar-benar tuntas.

“Sudah sekitar 15 tahun warga menyampaikan mengalami banjir dan belum ada penanganan maksimal. Makanya kita cek langsung. Ada yang bisa kita lakukan melalui perubahan anggaran, dan penanganan maksimalnya kita siapkan di anggaran 2027,” tegasnya.

Guna menuntaskan banjir di Perumahan Taman Walet, Pemkab Tangerang berencana menerapkan skema penanganan yang telah terbukti berhasil di Perumahan Taman Elok.

Langkah yang akan diambil meliputi penertiban bangunan liar di atas saluran, pengerukan sedimen, hingga normalisasi secara menyeluruh.

“Di Taman Elok sudah kita bongkar hambatan di salurannya, kita keruk dan normalisasi. Alhamdulillah sekarang sudah tidak banjir lagi. Kita ingin penanganan seperti itu juga dilakukan di sini. Kami minta warga juga komitmen untuk bantu kesepakatannya,” tambah Maesyal.

 

Sisir Titik Rawan Lain di Pasar Kemis

Selain Perumahan Taman Walet, Bupati Tangerang juga meninjau aliran air di Perumahan Teluk Jakarta dan Perumahan Kutabumi 2, Kelurahan Kutabumi.

Di lokasi tersebut, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) telah melakukan pelebaran saluran dari 2,5 meter menjadi 10 meter, pembangunan turap, serta penyiapan sheet pile guna memperkuat tanggul yang sempat jebol.

“Ini bagian dari antisipasi musim hujan nanti. Salurannya kita normalisasi, kita lebarkan, kemudian dipasang sheet pile dan turap. Mudah-mudahan aliran air semakin lancar dan tidak banjir lagi,” ungkap Maesyal.

Langkah mitigasi banjir ini tidak hanya difokuskan di Pasar Kemis, melainkan juga menyasar wilayah rawan lainnya seperti Binong, Kali Sabi, dan Sukadiri berdasarkan skala prioritas.

Pemkab Tangerang turut meningkatkan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian PU dan Pemprov Banten untuk penanganan sungai-sungai besar seperti Kali Cimanceri dan Cidurian.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:06

Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

KAB. TANGERANG
Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:36

Rumah di Binong Permai, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dibobol maling saat ditinggal penghuninya bepergian ke luar kota.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill