Connect With Us

Lagi Peralihan Pelanggan Perumdam TKR ke Perumda TB, Warga Protes Air Mati Tak Ada Pemberitahuan

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 7 Januari 2026 | 12:53

Pengumuman peralihan pengelolaan pelanggan dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang ke Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Sejumlah warga melayangkan keluhan di media sosial menyusul gangguan distribusi air bersih yang terjadi di tengah proses peralihan pengelolaan pelanggan dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang ke Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang lantaran air di rumah mereka mati tanpa pemberitahuan yang jelas sebelumnya.

Protes tersebut ramai disampaikan melalui kolom komentar unggahan Instagram resmi @perumdam.tkr. Salah satu warga dengan akun @daralaini menuliskan keluhannya secara terbuka. 

“Kenapa gak ada pemberitahuannya sih kalo air mati? Gak ada info dari RT dan RW setempat kalian informasin ini gak sih ke setiap kelurahan? Sumpah ya air di rumah saya mati dan saya gak ada nampung air sama sekali,” tulisnya.

Keluhan serupa dilontarkan akun @iqranrm yang mempertanyakan minimnya informasi sebelum air dipadamkan. 

“Kenapa ga ada notifikasi sih sama sekali kalau tau nampung air dulu sebanyak-banyaknya,” tulisnya. 

Warga lain bahkan mempertanyakan kompensasi atas gangguan tersebut. “Terus kapan idup lagi nih aer nya? Kompensasi ke pelanggan apa?” tulis akun mamasujie10.

Tak sedikit pula warga yang melontarkan kritik lebih keras. Seperti akun @mocaacicu yang menulis, “Naikin harga aja gercep, bagian mati gini gaada info, gaada solusi gercep, tolong dong jangan mau uangnya doang.”

Menanggapi berbagai komentar tersebut, akun resmi perumdam.tkr selaku pengelola sebelumnya memberikan respons yang relatif seragam. 

Dalam balasannya, pihak Perumdam TKR menyampaikan permohonan maaf dan menyebut informasi telah disampaikan melalui media sosial. 

“Hallo kak, terima kasih telah menghubungi kami. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Untuk pengerjaan kali ini sudah kami berikan pemberitahuan melalui story Instagram sejak 2 hari sebelum pekerjaan dilakukan ya kak, saran kami kakak dapat menyalakan notifikasi agar dapat langsung menerima informasi yang kami berikan,” tulis admin.

Selain itu, Perumdam TKR juga menjelaskan bahwa saat ini tengah berlangsung proses peralihan pengelolaan layanan air. 

Dalam unggahan pengumuman resmi disebutkan bahwa mulai 6 Januari 2026, distribusi air dan pelayanan lanjutan untuk sejumlah wilayah telah dialihkan pengelolaannya dari Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang kepada Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang.

Dalam pengumuman tersebut tercantum kode pelanggan yang terdampak, mulai dari A01 sampai A27, A30 sampai A34, A35, A36, A43, A45, A46, A47, A48, A49, A50, A51, A53, A55, A56, A57, B08, B09, B12, B13, B14, B15, B16, B17, B22, B32, B36, B37, B38, B50, D01, D02, D03, D13, D14, D16, D19, D23, D21, hingga D22. Sejumlah kawasan perumahan di wilayah Periuk dan Karawaci juga masuk dalam daftar area terdampak.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang melalui Perumda Tirta Benteng memang tengah memperluas layanan air bersih dengan menambah 30.026 sambungan langganan baru di wilayah Zona II. 

Area perluasan tersebut meliputi Kecamatan Jatiuwung, Periuk, Cibodas, dan Karawaci.

Penambahan sambungan ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima hibah aset jaringan perpipaan dan sambungan langganan dari Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang kepada Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang. 

Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perumdam TKR Sofyan Sapar dan Direktur Utama Perumda TB Doddy Effendi, serta disaksikan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wali Kota Tangerang Sachrudin di Aula Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten pada Selasa, 6 Januari 2026.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan harapannya agar pengalihan aset tersebut dapat membuat operasional, pemeliharaan, dan pengelolaan jaringan air minum di Zona II berjalan lebih optimal ke depan. 

KAB. TANGERANG
Ratusan Buruh Demo DPRD Kabupaten Tangerang, Tuntut Kawal RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Ratusan Buruh Demo DPRD Kabupaten Tangerang, Tuntut Kawal RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Kamis, 10 September 2026 | 20:28

Ratusan Buruh yang tergabung dari sejumlah serikat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Pakai Masker! Kualitas Udara di Serpong Berstatus Tidak Sehat Akibat Polusi

Pakai Masker! Kualitas Udara di Serpong Berstatus Tidak Sehat Akibat Polusi

Kamis, 10 September 2026 | 18:28

Kualitas udara di kawasan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berada dalam status Tidak Sehat pada Kamis, 10 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill