Connect With Us

Banjir Kian Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:42

Banjir di Kabupaten Tangerang, Rabu 14 Januari 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerapkan status tanggap darurat bencana menyusul meluasnya titik banjir sampai tersebar ke 24 Kecamatan. 

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, penetapan status tanggap darurat ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi data dan luas sebaran banjir yang terjadi sejak Minggu 11 Januari 2026.

‎"Iya, kita akan mengeluarkan status tanggap darurat. Ini dilakukan atas dasar potensi tingginya curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan luasan bencana banjir, jadi pemerintah harus mengantisipasi bagaimana terkait dengan hasil perkiraan cuaca dari BMKG," kata Taufik, Rabu 14 Januari 2026.

‎Taufik mengatakan, penetapan status tanggap darurat bencana ini dilakukan untuk tujuan mempercepat penanganan bencana, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, serta koordinasi lintas sektor, sehingga bisa mengurangi dampak yang lebih luas.

‎Selain itu, kebijakan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyiapkan sarana dan prasarana guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana banjir yang melanda wilayahnya.

‎"Nah, kemudian sejak tanggal 11 Januari 2026 sampai sekarang ini kan ternyata mulai terjadi banjir. Sudah terbukti yang biasanya wilayah itu hanya 20 centimeter ketinggian airnya, sekarang sudah ada perkembangan naik dan meluas," jelasnya.

‎Menurutnya, selama periode tanggap darurat, Pemkab Tangerang akan terus memonitoring kondisi cuaca dan potensi bencana yang akan terjadi ke depan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah.

‎Ia menambahkan, dari 24 kecamatan yang dilanda banjir, setidaknya ada 10 ribu kepala keluarga (KK) menjadi korban yang terdampak bencana tersebut.

‎"Ya, sekitar kurang lebih 50 ribuan jiwa," tambahnya.

‎Meski banjir meluas, kondisi  banjir di beberapa titik sudah mulai berangsur surut. Hanya saja, terdapat permukiman yang berlokasi di dekat sungai masih terendam.

‎"Yang surut juga banyak juga, tapi juga ada yang karena limpahan air Sungai Cidurian gitu, sehingga terdampak ke masyarakat," jelasnya.

‎Sementara itu, untuk ketinggian air yang menggenang beberapa titik beragam mulai dari 60 sentimeter sampai 80 sentimeter dan hingga yang terparah mencapai 2 meter.

‎Sebagai upaya untuk menangani bencana ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkoordinasi dengan beberapa instansi dalam rapat bersama.

Langkah awal yang akan dilakukan yaitu, dengan melakukan pembangunan fasilitas pompa air, normalisasi hingga pembukaan pintu air.

‎"Khususnya di wilayah Kosambi dan wilayah-wilayah yang lain relatif hampir mirip. Contoh wilayah Kosambi kemungkinan akan ada dibangun saluran air atau juga normalisasi ditambah rumah-rumah mesin pompa," tutupnya.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KOTA TANGERANG
Empat Bulan Jelang Porprov, KONI Kota Tangerang Gaspol Susun Strategi Pemenangan

Empat Bulan Jelang Porprov, KONI Kota Tangerang Gaspol Susun Strategi Pemenangan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:21

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang serius menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill