Connect With Us

Waspada Risiko Tsunami Imbas Gunung Anak Krakatau, PLN Bentuk Tim Siaga di Desa Anyar Serang  

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 9 September 2026 | 19:03

Tim Siaga Bencana Desa Anyar bersama stakeholder terkait melakukan simulasi evakuasi korban sebagai bagian dari Program Desa Anyar Siaga Bencana. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com— Ratusan warga Desa Anyar, Kabupaten Serang, mendapat pelatihan kesiapsiagaan bencana melalui program Desa Anyar Tangguh Siaga Bencana. 

Kegiatan tersebut meliputi edukasi, simulasi hingga penyediaan sejumlah sarana yang dibutuhkan masyarakat saat menghadapi keadaan darurat.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten itu dijalankan dengan melihat kondisi Desa Anyar yang berada di kawasan pesisir Selat Sunda. 

Wilayah tersebut memiliki sejumlah risiko kebencanaan, termasuk potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Salah satu bagian dari kegiatan tersebut dilakukan melalui simulasi tanggap darurat tsunami. 

Warga bersama berbagai stakeholder mengikuti rangkaian skenario yang menggambarkan proses penanganan bencana, mulai dari informasi awal, pergerakan warga menuju tempat aman, penanganan korban sampai koordinasi antar pihak yang terlibat.

Kepala Desa Anyar Juhaedi mengatakan, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir membutuhkan kesiapan yang dibangun dari lingkungan mereka sendiri. 

Untuk mendukung hal tersebut, Tim Siaga Bencana Desa Anyar dibentuk dan dipersiapkan untuk membantu respons awal apabila terjadi kondisi darurat.

“Dengan adanya Tim Siaga, masyarakat memiliki orang-orang yang sudah dipersiapkan dan memahami langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi darurat,” ujar Juhaedi, Rabu 9 September 2026.

Keberadaan Tim Siaga menjadi salah satu bagian dari sistem yang disiapkan di tingkat desa. 

Tim tersebut dapat membantu penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan evakuasi ketika situasi membutuhkan tindakan cepat.

Perwakilan BPBD Provinsi Banten Jumena Sukmawijaya mengatakan, latihan sebelum bencana terjadi dibutuhkan agar setiap pihak mengetahui tanggung jawabnya ketika menghadapi keadaan darurat.

“Simulasi diperlukan agar setiap unsur mengetahui tugas dan perannya. Dalam situasi bencana, kecepatan penyampaian informasi, ketepatan proses evakuasi, kesiapan masyarakat, serta koordinasi antarpihak menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko korban,” ujar Jumena.

Selain simulasi tsunami, materi yang diberikan kepada masyarakat mencakup mitigasi bencana, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), penanganan keadaan darurat, kebakaran hingga keselamatan ketenagalistrikan saat bencana.

Sekitar 200 peserta mengikuti rangkaian edukasi dan pelatihan tersebut. 

Penyampaian informasi mengenai kesiapsiagaan juga dilakukan melalui kampanye di tujuh RW yang berada di Desa Anyar. 

Dari seluruh rangkaian program, penerima manfaat tercatat mencapai 7.686 warga.

General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy mengatakan, pengetahuan mengenai risiko bencana perlu diikuti pemahaman praktis mengenai tindakan yang harus dilakukan masyarakat dalam keadaan darurat.

“Masyarakat tidak cukup hanya mengetahui adanya potensi risiko, tetapi perlu memahami dari mana memperoleh informasi yang benar, ke mana harus melakukan evakuasi, serta apa yang harus dilakukan pada saat kondisi darurat terjadi,” ujar Tonny.

Untuk menunjang kesiapan tersebut, sejumlah perangkat penanganan bencana turut disiapkan. 

PLN bersama pemerintah desa dan stakeholder terkait menyusun SOP Tanggap Darurat, melakukan pemetaan kawasan berisiko, menentukan jalur serta titik evakuasi, menetapkan PIC dan mengatur mekanisme komunikasi antarpihak.

Masyarakat juga didukung dengan sarana kebencanaan berupa rambu jalur evakuasi, papan informasi, tenda, tandu, perlengkapan P3K serta peralatan tanggap darurat lainnya.

Menurut Tonny, berbagai unsur tersebut ditempatkan dalam satu rangkaian kesiapsiagaan agar masyarakat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi.

“Tim Siaga, edukasi, SOP, jalur evakuasi hingga simulasi menjadi bagian dari satu sistem agar masyarakat lebih siap dan terkoordinasi ketika menghadapi kondisi darurat,” tambah Tonny.

Rangkaian program tersebut juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama Desa Anyar Tangguh Siaga Bencana. 

Melalui program ini, masyarakat Desa Anyar diarahkan memiliki kemampuan menghadapi kondisi darurat secara terstruktur, baik dalam menghadapi potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau maupun risiko bencana lainnya di kawasan pesisir Selat Sunda.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill