KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 83 Calon Pegawai Migran Indonesia (CPMI) yang ada di wilayahnya masih menunggu kepastian kapan akan diberangkatkan akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang Iis Kurniati mengatakan ke-83 CPMI di wilayahnya ini akan diberangkatkan di sejumlah wilayah di Timur Tengah.
"Jadi Rencananya, ada yang diberangkatkan ke Arab Saudi berjumlah 61 CPMI, Kuwait 1 CPMI, Yordania 1 CPMI, Qatar 2 CPMI, Uni Emirates Arab ada 2 CPMI dan Turki sebanyak 16 CPMI," ujarnya, pada Sabtu 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan, para CPMI itu seharusnya diberangkatkan pada Tahun 2026 ini, namun akibat situasi di Timur Tengah sedang memanas, jadwal keberangkatan mereka masih terombang-ambing.
"Kita masih belum tau gimana kelanjutan konflik ini kedepannya, tapi kita masih melayani pendaftaran CPMI yang mau berangkat," jelasnya.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Luar Negeri kapan jadwal keberangkatan para CPMI ini.
"Kita nunggu arahan dari pusat, dari Kementerian, dari BP3MI. Kalau mereka tidak mengarahkan untuk menutup pelayanan, kecuali kalau ada Surat Edaran yang menyuruh untuk menutup demi keamanan warga baru kita tutup, untuk saat ini sih belum ada arahan," tutupnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDi tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews