Connect With Us

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Salah satu perlintasan KRL yang tidak memiliki palang pintu di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung. 

‎Berdasarkan jumlah tersebut, 11 titik di antaranya masih belum dilengkapi dengan palang pintu ataupun pos penjagaan.

‎Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan sebanyak 15 perlintasan telah dijaga oleh petugas gabungan yang terdiri dari pemerintah maupun masyarakat.

‎"Sudah dijaga oleh petugas dari provinsi, kabupaten dan ada juga swadaya masyarakat," ujar Maesyal, pada Kamis 7 Mei 2026.

Adapun 11 titik perlintasan yang belum memiliki palang pintu maupun pos penjagaan tersebut menjadi fokus utama pemerintah daerah, karena dinilai dapat membahayakan keselamatan warga. 

‎"Nah ini menurut kami, 11 titik ini yang akan menjadi fokus kami supaya segera ini juga ada penjaganya," ucapnya.

‎Ia menjelaskan, saat ini pihaknya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang tengah mengkaji pembangunan palang pintu di 11 titik perlintasan sebidang itu. 

‎"Segera ini dikaji sekaligus juga dimohonkan supaya semua titik ini akan kita upayakan dijaga secara bertahap ya," jelasnya.

Maseyal menegaskan mendukung rencana perbaikan 1.800 perlintasan kereta di Pulau Jawa yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. 

‎Sebagai informasi, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 triliun kepada PT KAI untuk peningkatan keselamatan di 1.800 perlintasan kereta  di pulau Jawa.

‎Maesyal menambahkan, ada 8 titik perlintasan di wilayah Kabupaten Tangerang yang masuk dalam daftar perbaikan perlintasan sebidang yang dilakukan oleh PT KAI. 

Delapan perlintasan tersebut terletak di Kampung Parigi, Cibelut, Cisauk Sinyal, Kampung Kandang, Jatake, terusan stasiun Tigaraksa - Cikoya, dan Kampung Gabus.

‎"Dishub juga sudah mendata di lokasi-lokasi mana saja yang 8 titik ini dan nanti kita akan usulkan juga karena mereka kan butuh data, butuh lokasi, butuh titik juga," tutupnya.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill