Connect With Us

Marak Pembakaran Sampah hingga Sebabkan ISPA, Camat Sindang Jaya Minta Pemkab Tangerang Turun Tangan

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 26 Juni 2026 | 18:25

Camat Sindang Jaya Galih Prakosa. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Aktivitas pengolahan dan pembakaran sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) ilegal masih marak ditemukan di wilayah Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Pihak Kecamatan meminta Pemerintah Daerah melalui instansi terkait bisa bertindak lebih tegas untuk menangani persoalan sampah ini. 

Galih Prakosa, Camat Sindang Jaya mengatakan, pihaknya telah menutup sebanyak 81 lapak limbah ilegal yang diduga mendatangkan sampah dari luar wilayah di sepanjang tahun 2025.

Namun, hingga kini masih ada oknum yang membandel melakukan praktik tersebut 

‎"Sebetulnya di tahun 2025, kita sudah menutup 81 lapak limbah. Nah, sampai hari ini masih ada dua lapak limbah yang memang masih aktif. Dan itu pun sudah kita laporkan kepada Satpol PP Kabupaten Tangerang untuk dilakukan penindakan," ujarnya, Jumat 26 Januari 2026.

‎Galih menyebut, tak jarang aktivitas pengolahan limbah ilegal ini berujung ke pembakaran sampah ilegal.

Menurutnya, dampak dari aktivitas tersebut membuat banyak masyarakat Kecamatan Sindang Jaya terserang Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). 

‎"Dampaknya luar biasa, masyarakat mendatangkan sampah, nah itu dilakukan pembakaran, akhirnya banyak juga yang terserang ISPA," jelasnya. 

‎Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, kata Galih, pihaknya rutin melakukan patroli selama dua kali dalam sepekan untuk mengawasi aktivitas pengolahan limbah di wilayahnya.

Pengawasan dilakukan secara acak, baik pada siang, sore, maupun malam hari. Selain itu, pemantauan juga dibantu menggunakan drone serta laporan masyarakat serta pegiat lingkungan.

‎"Mereka melakukan justru waktunya umpet-umpetan. Pasti kalau misalkan siang hari kan kita juga punya drone, kita pantau juga dari drone. Termasuk ada juga teman-teman yang di penggiat sosial, Ikut membantu kami mengawasi itu," jelasnya. 

‎Galih berharap, Pemkab Tangerang melalui instansi terkait dapat menangani persoalan sampah di Sindang Jaya secara serius.

‎"Karena berbicara kewenangan, untuk selanjutnya kita laporkan ke Satpol PP Kabupaten Tangerang agar ditindak lanjuti," tutupnya.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

AYO! TANGERANG CERDAS
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Rabu, 24 Juni 2026 | 08:20

Jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.

TANGSEL
Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dijadwalkan akan mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri Tahap I untuk jalur domisili pada malam ini, Kamis, 26 Juni 2026, tepat pukul 21.00 WIB.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill