Connect With Us

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 1 Juli 2026 | 23:57

Kondisi kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyebut modifikasi cuaca untuk membantu proses pemadaman di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akan sulit dilakukan. 

‎Menurut Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto, berdasarkan hasil monitoring kondisi dinamika atmosfer, potensi terjadinya hujan di wilayah tersebut cukup rendah. Kondisi itu menyebabkan proses modifikasi menjadi tidak bisa dilakukan. 

‎"Sampai beberapa hari kedepan peluangnya masih kecil," ujar Hartanto, Rabu 1 Juli 2026.

‎Menurutnya, modifikasi cuaca baru bisa dilakukan jika terdapat awan yang memiliki kandungan air tinggi, sehingga bisa dilakukan proses penyemaian menggunakan garam dan memunculkan hujan. 

‎"Modifikasi cuaca dilakukan jika potensi pertumbuhan awan meningkat dan memungkinkan untuk dilakukan penyemaian," jelasnya. 

‎Ia menuturkan, saat ini proses pemadaman di TPA Jatiwaringin harus dilakukan dengan upaya lain seperti water bombing dan penyiraman oleh petugas pemadam kebakaran. 

‎"Peluangnya masih kecil, sehingga dilakukan upaya lain untuk pemadaman di lokasi," tuturnya.

‎Diketahui, kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin telah terjadi sejak Selasa, 30 Juni, namun hingga Rabu 1 Juli 2026 malam kobaran api masih menyala dengan dahsyat hingga menimbulkan kepulan asap yang masuk ke permukiman warga. 

TANGSEL
Tangsel Siaga Influenza A: 8 Orang Positif, 256 Alami Gejala Serupa

Tangsel Siaga Influenza A: 8 Orang Positif, 256 Alami Gejala Serupa

Selasa, 6 Oktober 2026 | 23:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terkait penularan penyakit infeksi saluran pernapasan, Influenza A.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill