Connect With Us

Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 6 Juli 2026 | 21:33

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin hingga hari ketujuh masih belum padam. Meski begitu, kualitas udara di area sekitar lokasi diklaim sudah berangsur membaik. 

Hal itu dikatakan ‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat, Senin 6 Juli 2026.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara di lokasi, menunjukkan terjadinya penurunan konsentrasi partikulat ukuran 10 mikrometer. 

‎"PM10 itu berarti butiran debunya agak kasar. Nah, PM10 tanggal 5-6 ini sudah di bawah normal," ujarnya di lokasi. 

‎Meski begitu, kata Ujat, untuk konsentrasi partikulat 2,5 mikrometer masih berada di atas baku mutu pada jam-jam tertentu, yang artinya bersifat fluktuatif. 

‎"Tetapi ada PM2 yang ada di jam tertentu, kalau tidak salah di 4.30 WIB subuh ada agak tinggi. Nilai ambiennya untuk PM2.5. Ini saya kasih contoh, PM2.5 itu 55, nah di jam 00.00 ini nilainya 46,5, kemudian di jam 00.30 itu 55,30, di jam 03.30 subuh itu 28,5. Artinya fluktuatif tapi masih di bawah normal untuk PM2.5," katanya. 

‎Selain mengukur PM2.5 dan PM10, Ujat menambahkan, pihaknya juga turut memantau kadar nitrogen dioksida (NO2) dan sulfur dioksida (SO2) yang dihasilkan dari pembakaran timbunan sampah, terutama material plastik yang berpotensi membahayakan kesehatan.

‎"Yang tinggi lagi ada itu Natrium Dioksida (NO2) ya, itu di jam-jam tertentu. Kemudian ada SO2, juga masih di atas baku mutu," jelasnya.

‎Meski relatif aman, Ujat mengimbau agar warga yang beraktivitas di sekitar area lokasi kebakaran untuk selalu mengenakan masker.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill