Connect With Us

Soroti Kasus Perampokan Sadis, Pengemudi Ojol Blacklist Kawasan Dadap di Malam Hari

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:11

Ilustrasi pengemudi ojol diserang perampok saat tengah tidur di pangkalan ojek kawasan Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. (Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI). (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Villa Taman Bandara, Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 12 Juli 2026, dini hari, memicu keresahan di kalangan pengemudi lainnya.

Salah satu pengemudi ojol, Kohzin Yusuf, angkat bicara mengenai insiden tragis yang merenggut nyawa rekannya tersebut.

Melalui akun instagramnya, Kohzin Yusuf mengaku prihatin dan menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa yang sadis. Mengingat kawasan tersebut dikenal sepi dan rawan tindak kejahatan, terutama di jam-jam dini hari, Kohzin memutuskan untuk tidak lagi mengambil pesanan di wilayah Dadap, Kabupaten Tangerang, di atas pukul 21.00 WIB.

"Khusus untuk Dadap ini, buat saya adalah blacklist untuk orderan malam di atas jam 9," tegasnya, dikutip Selasa 14 Juli 2026.

Kohzin menuturkan, keputusannya ini diambil demi keamanan diri, mengingat kondisi kawasan pergudangan di sana yang cenderung sepi saat malam hari.

Ia pun menyayangkan kurangnya kewaspadaan beberapa pengemudi ojol saat beristirahat di lokasi terbuka, seperti tertidur di pinggir jalan dengan kunci motor masih menggantung atau ponsel yang dibiarkan di holder motor.

"Itu kan memancing orang untuk melakukan sebuah kejahatan. Karena kejahatan datang bukan karena ada niat, tapi ada kesempatan," ungkapnya.

Kohzin berharap rekan-rekan pengemudi ojol lainnya dapat lebih waspada dalam menjalankan tugasnya. Ia menekankan pentingnya mengenali daerah-daerah yang rawan begal, khususnya bagi para pengemudi yang sering beroperasi di malam hari dan memiliki motor dengan nilai jual tinggi.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojol bernama Agus ditemukan tewas setelah menjadi korban dugaan perampokan disertai pembunuhan saat sedang beristirahat di sebuah pangkalan ojol di kawasan Villa Taman Bandara, pada Minggu 12 Juli 2026, sekitar pukul 03.40 WIB.

Dari informasi yang beredar, pelaku diduga mengambil kunci motor dari kantong korban ketika sedang tertidur. Saat korban terbangun, pelaku langsung melakukan serangan menggunakan senjata tajam, yang mengakibatkan luka sayatan serius di leher korban.

Agus dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda PCX serta telepon genggam milik korban.

Plt. Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan membenarkan peristiwa perampokan yang menewaskan driver ojol di wilayah Kelurahan Dadap.

​Menurut Iwan, Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Teluknaga masih melakukan penyisiran rekaman CCTV di lokasi guna melacak dan mengejar pelaku. ​"Kami masih mendalami kasus ini," katanya.

 

 

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill