Connect With Us

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhamad Indra Waspada Aminullah. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com- Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meminta masyarakat menjadikan pertandingan final sebagai hiburan tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban di jalan raya.

"Sepak bola adalah pemersatu. Jadikan final Piala Dunia ini sebagai hiburan dan momentum mempererat kebersamaan," katanya, dikutip dari Antara, Minggu, 19 Juli 2026.

Ia menilai, konvoi setelah pertandingan berisiko memicu kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan ketertiban umum. 

Karena itu, masyarakat yang mengikuti nobar diminta segera kembali ke rumah masing-masing setelah pertandingan berakhir.

Selain itu, polisi juga meminta pengunjung agar tidak membawa barang-barang terlarang ke lokasi nobar, seperti narkotika, minuman beralkohol, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya.

"Terutama bagi yang menggunakan kendaraan setelah pertandingan usai," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Polresta Tangerang diketahui menggelar acara nobar gratis di Alun-alun Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. 

Sejumlah hiburan dan kegiatan pendukung juga disiapkan untuk menyemarakkan laga pamungkas tersebut.

Partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina akan berlangsung di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, mulai pukul 02.00 WIB.

Laga tersebut juga akan dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, serta Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sebagai perwakilan tiga negara tuan rumah bersama.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Senin, 20 Juli 2026 | 07:00

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill