Connect With Us

Puluhan Bocah Laki-laki Dicabuli Guru Les di Panongan Tangerang, Ketua DPRD Dorong Perda Anti LGBTQ

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:13

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎​TANGERANGNEWS.com-‎Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual terhadap 29 anak laki-laki oleh guru les di Kecamatan Panongan.

Atas hal tersebut, ia menekankan pentingnya peraturan daerah (Perda) yang mengatur anti kelompok lesbian, gay, biseksual, transgender, dan Queer (LGBTQ). 

‎"Kalau melihat beberapa kasus yang terjadi, tentunya harus ada regulasi untuk mencegah, sebagai antisipasi pergerakan kelompok LGBTQ. Tentunya, secara nasional, nanti daerah mengikuti," kata Amud dikutip Rabu 29 Juli 2026.

‎Ia menjelaskan, saat ini DPR RI dan Pemerintah Pusat sedang merumuskan RUU anti LGBTQ. Menurutnya, aturan tingkat pusat sangat diperlukan untuk sebagai landasan hukum di daerah.

‎"Produk hukum daerah umumnya terbagi menjadi dua kategori, yakni instruksi turunan dari perundang-undangan tingkat pusat serta produk inisiatif lokal. Untuk isu yang bersifat nasional seperti penanganan LGBTQ, kami memilih untuk menunggu arahan yang lebih matang dari pusat," jelasnya. 

‎​Amud membeberkan, pihaknya belum menerima usulan resmi dari bagian hukum maupun eksekutif daerah untuk memasukkan draf regulasi khusus terkait LGBTQ ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2027.

‎​Menurutnya, perumusan sanksi dalam regulasi tersebut tak dapat dilakukan secara sembarangan.

Untuk mengatur hal itu perlu melibatkan tokoh lintas agama dan budayawan yang kompeten di bidangnya serta perlu melibatkan akademisi untuk mengkaji dampak sosial secara mendalam.‎

‎"Selain itu, dalam Perda juga harus memastikan bahwa setiap sanksi yang kelak diterapkan memiliki pijakan yuridis yang jelas agar efektif dan tepat sasaran," tegasnya. 

‎Terkait wacana kurikulum anti-LGBTQ, Amud menyerahkan pengaturan strateginya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang agar selaras dengan aturan pemerintah pusat.

‎"Kita serahkan sepenuhnya hal itu kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, agar berjalan selaras dengan kebijakan nasional," tuturnya. 

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill