TANGERANGNEWS.com-Hari pertama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, berlangsung tanpa kendala kelistrikan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal sejak persiapan, pembukaan, hingga pelaksanaan VIP Day.
Pameran otomotif yang memasuki penyelenggaraan ke-33 itu resmi dibuka Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan dijadwalkan berlangsung hingga 9 Agustus 2026.
Selama penyelenggaraan, berbagai inovasi kendaraan dan teknologi mobilitas masa depan dipamerkan kepada masyarakat.
General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy mengatakan seluruh sistem kelistrikan bekerja sesuai dengan skema pengamanan yang telah disiapkan sehingga seluruh aktivitas di area pameran dapat berjalan normal.
“Seluruh sistem bekerja sesuai skema yang telah disiapkan dan personel terus melakukan pengawalan di titik-titik strategis,” ujar Tonny.
Ia menjelaskan keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung operasional pameran, mulai dari pencahayaan, perangkat multimedia, booth peserta, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya yang membutuhkan suplai energi secara berkelanjutan.
Menurut Tonny, penyelenggaraan GIIAS tahun ini juga menjadi momentum karena seluruh kebutuhan listrik utama pameran dipasok melalui sistem kelistrikan PLN.
“GIIAS menghadirkan banyak inovasi dan teknologi otomotif yang membutuhkan dukungan energi andal. Kelancaran hari pertama ini menjadi awal yang baik, dan kami akan terus menjaga kualitas pengamanan kelistrikan hingga seluruh rangkaian pameran selesai,” kata Tonny.
Untuk menjaga keandalan pasokan selama pameran berlangsung, PLN UID Banten menyiagakan 142 personel yang terdiri atas 92 petugas teknik dan 50 petugas piket tenant.
Seluruh personel disebar mulai dari pusat pengatur distribusi hingga area pameran agar setiap kebutuhan kelistrikan dapat ditangani dengan cepat.
PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung, meliputi dua unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 300 kVA dan 100 kVA, dua Unit Gardu Bergerak masing-masing berkapasitas 630 kVA, serta dua SPKLU Mobile berkapasitas 180 kVA dan 120 kVA.
Selain kesiapan personel dan peralatan, pengamanan kelistrikan dilakukan melalui pemantauan sistem secara berkelanjutan, koordinasi lintas unit, serta penerapan standar keselamatan kerja.
Tonny menambahkan, keberhasilan pengamanan pada hari pertama merupakan hasil kolaborasi PLN UID Banten bersama PLN UP3 Serpong, PLN UP2D Banten, UPT Gandul, PLN Electricity Services UP5 Jakarta Banten, serta pengelola ICE BSD.
“Pengawalan akan terus dilakukan selama 24 jam hingga GIIAS 2026 berakhir. Kami ingin memastikan peserta dan pengunjung dapat menjalani seluruh rangkaian pameran dengan nyaman, sementara keandalan listrik tetap kami jaga dari balik layar,” tutup Tonny.