Connect With Us

Pelaku Belum Ditangkap, Pegawai Bank Keliling Korban Penganiayaan di Tangerang Tak Berani Keluar Rumah

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:55

TKP pegawai bank keliling dianiaya hingga dilecehkan bos dan rekan kerjanya di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pegawai bank keliling berinisial PG, 25, mengalami trauma berat imbas peristiwa penganiayaan dan pelecehan seksual diduga dilakukan oleh lima rekan kerjanya di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. 

‎Kuasa hukum korban, Risman Harefa mengatakan, tindakan bejat tersebut tidak hanya mempengaruhi kondisi psikologis korban, tapi juga keluarganya.

Mereka hidup dalam bayang-bayang ketakutan lantaran lima terduga pelaku masih belum berhasil ditangkap polisi.

‎"Saat ini korban dan keluarganya tidak berani keluar rumah. Mereka masih trauma karena para pelaku belum diamankan oleh pihak yang berwajib," ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026. 

‎Risman meminta agar Polda Banten dan Polresta Tangerang segera bergerak menangkap para terduga pelaku.

‎Ia juga berharap kasus ini mendapat perhatian yang serius dari aparat penegak hukum agar proses hukum berjalan cepat sehingga korban dan keluarganya mendapatkan rasa amannya kembali. 

‎"Semoga suara ini sampai di telinga Bapak-Bapak aparat penegak hukum," harapnya.

‎Sebelumnya diberitakan, seorang pegawai di sebuah koperasi atau bank keliling berinisial PG diduga mengalami penganiayaan sekaligus pelecehan seksual.

‎Korban disebut disiksa selama lebih dari lima jam, mulai pukul 23.00 WIB hingga sekitar pukul 04.30 WIB pada 28-29 Juli 2026. 

‎Selama lima jam itu, korban diduga dipukul, ditendang, disundut puntung rokok, disekap, hingga dipaksa melakukan masturbasi sembari diancam menggunakan pisau.

‎Korban berhasil kabur melalui jendela saat para pelaku terlelap akibat pengaruh minuman keras (miras). Kasus ini sekarang sudah ditangani oleh Unit PPA Polresta Tangerang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill