Connect With Us

31 Jam Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Belum Padam

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 7 September 2026 | 20:57

Kebakaran pabrik plastik di Balaraja, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Kebakaran yang melanda pabrik produksi plastik milik PT. Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang, tak kunjung padam. 

‎Diketahui, titik api pertama kali muncul pada Minggu 6 September 2026 pukul 12.08 WIB. Namun hingga Senin 7 September 2026 pukul 19.16 WIB atau sekitar 31 Jam, api masih berkobar. 

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan petugas pemadam kebakaran masih berjibaku untuk memadamkan api yang kembali membesar. 

‎"Ini lagi pemadaman, api membesar lagi," ujarnya.

‎Taufik menjelaskan, lamanya proses pemadaman pada PT. Technoplastika Prima Perdana, lantaran adanya bahan baku plastik yang mudah terbakar. 

‎"Plastik itu ya agak berbeda dengan kayu atau ilalang. Dia harus lama sehingga memakan waktu cukup lama untuk memadamkan api yang objek terbakarnya kalau plastik," jelasnya. 

‎Ia mengungkapkan, tidak ada gedung atau rumah warga yang terbakar akibat terkena perambatan api pada kebakaran pabrik plastik tersebut.

Namun, terdapat sebuah rumah yang hancur akibat tertimpa runtuhan tembok pabrik.

‎"Tertimpa bangunan ya. Tapi yang terbakar tidak ada karena sudah kita antisipasi pada saat terjadi kebakaran," ungkapnya. 

‎Komandan Peleton (Danton) BPBD Kabupaten Tangerang Amirudin mengatakan terdapat tiga bangunan dengan luas sekitar 12 ribu meter persegi terbakar api.

‎"Kalau untuk kerugian yang terdampak besar, tiga bangunan, kurang lebih hanya estimasi ya, dugaan sementara kurang lebih Rp10 miliar," kata Amir. 

Lamanya proses pemadaman serta banyaknya hambatan membuat BPBD Kabupaten Tangerang menambah armada serta personel untuk menangani api.

‎"Kalau untuk unit ada penambahan dari Pos Legok, satu unit diluncurkan. Saat ini, jadi ada 13 unit pemadam kebakaran. Berarti kurang lebih ada 75 personel dari petugas Damkar Kabupaten Tangerang," jelasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

BANTEN
Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Senin, 7 September 2026 | 21:04

Gubernur Banten Andra Soni memastikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya mulai dibangun pada akhir tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill