Connect With Us

Faskes di Kabupaten Tangerang Siaga 24 Jam Antisipasi Penyakit Dampak Abu Vulkanik

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 8 September 2026 | 20:06

RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangkab.id / tangerangkab.id)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiagakan fasilitas kesehatan (askes) di wilayahnya selama 24 jam, untuk mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). 

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan penyiagaan Puskesmas dan RSUD ini dilakukan sebagai langkah mitigasi masyarakat yang terkena penyakit akibat sebaran abu vulkanik seperti ISPA, gatal-gatal, iritasi mata dan sebagainya.

‎"Fasilitas kesehatan semua harus stay 24 jam, apabila diperlukan. Untuk bisa ditangani apabila nanti ada masyarakat kita yang terkena penyakit itu kita siap untuk merespons dari sisi medisnya," ujarnya, saat Apel Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Anak Krakatau, Selasa 8 September 2026.

‎Kegiatan apel kesiapsiagaan bencana bencana tersebut, diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Dinkes serta relawan. 

‎Pasukan gabungan tersebut mengerahkan mobil tangki, ambulance, serta  watercannon untuk menyirami jalanan. 

‎Maesyal menjelaskan, selain menyiagakan faskes, pihaknya juga mengerahkan mobil tangki untuk membersihkan sebaran abu vulkanik GAK di jalanan Kabupaten Tangerang.

"Kita juga sudah melaksanakan penyiraman debu-debu yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang," jelasnya. 

‎Selain itu, kata Maesyal, pihaknya tengah mengkaji dan memantau kondisi erupsi GAK sebagai dasar untuk mengembalikan pembelajaran tatap muka siswa di Kabupaten Tangerang. 

‎"Jadi, kita lihat besok. Kalau besok misalkan aman, besok saya putuskan kembali untuk bisa mulai lagi proses belajar-mengajar secara fisik, datang lagi dan tidak libur lagi," tutur Maesyal. 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill