Connect With Us

Kebakaran Hebat di Kosambi Diduga Dipicu Korleting Listrik dari Gudang Kasur

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 16 September 2026 | 18:31

Asap hitam pekat membumbung tinggi saat kebakaran puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 16 September 2026. (TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengungkap dugaan sementara penyebab kebakaran yang melanda Kawasan Pergudangan Kosambi, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 16 September 2026.

‎Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menyebut titik awal api pertama kali muncul dari gudang kasur di kawasan pergudangan tersebut.

‎"Dugaan ementara penyebab yaitu korsleting listrik dari gudang Springbed," ujarnya saat dikonfirmasi. 

‎Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran tersebut akan diselidiki oleh pihak berwenang. 

‎Ia menjelaskan, api yang melahap bahan-bahan yang mudah terbakar menyebabkan insiden meluas hingga mencapai 10 ribu meter persegi. 

‎"Iya sudah 26 gudang. Saat ini masih dalam penanganan" jelas Taufik.

‎Taufik menambahkan, kerugian yang diakibatkan kebakaran tersebut masih belum dapat ditaksir lantaran petugas damkar masih berupaya memadamkan dan mencegah api menjalar ke bangunan lain.

Keterlambatan laporan kebakaran yang diterima oleh pos damkar BPBD terdekat menjadi penyebab utama api cepat menjalar hingga menghanguskan puluhan gudang.

‎"Mereka melapornya terlambat ke Pos Kosambi atau ke Pusdalops," ungkapnya. 

‎BPBD menerjunkan sebanyak 30 personel dan 6 armada damkar untuk memadamkan kebakaran tersebut. Selain itu, terdapat dua unit armada perbantuan yang berasal dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta.

‎Hingga kini, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api. Sulitnya akses sumber air juga membuat proses pemadaman menjadi terhambat.

‎"Sementara, pemadaman masih bisa kita kendalikan," ungkapnya.

‎Taufik memastikan insiden kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa maupun luka.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits

ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits

Kamis, 17 September 2026 | 18:01

Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.

KAB. TANGERANG
Warga Pagedangan Terpaksa Minum dari Sungai Keruh dan Bau Gegara 5 Bulan Krisis Air Bersih

Warga Pagedangan Terpaksa Minum dari Sungai Keruh dan Bau Gegara 5 Bulan Krisis Air Bersih

Kamis, 17 September 2026 | 23:31

Kemarau ekstrem menyebabkan krisis air bersih di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill