Connect With Us

Kasatpol PP Diperiksa Internal, Wabup Tangerang Tegaskan Tidak Ada Toleransi Pelecehan Seksual

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 22 September 2026 | 20:53

Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah saat meninjau lokasi banjir di Perumahan Taman CIkande, Jayanti, Sabtu 24 Januari 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersikap tegas terkait dugaan kasus pelecehan seksual Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Ana Supriyatna terhadap bawahannya.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi maupun menormalisasi segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan kerjanya.

Ia berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini secara transparan dan objektif sesuai dengan aturan kepegawaian yang berlaku.

"Saya sebagai pimpinan perempuan juga tidak akan menormalisasi pelecehan dan bentuk kekerasan apapun," tegasnya, Selasa 22 September 2026.

Ia memastikan bahwa pemeriksaan internal kepegawaian di Pemkab Tangerang berjalan paralel dan tidak akan mengintervensi ataupun menghentikan proses hukum yang sedang ditangani oleh kepolisian.

Intan juga menuntut agar Ana Supriyatna bertanggung jawab penuh atas perbuatannya jika tuduhan tersebut terbukti benar.

‎"Sudah ditindak sesuai aturan kepegawaian. Pertanggungjawabkan apa yang sudah diperbuat," tegasnya. 

Sebelumnya diberitakan, lasus ini sempat memicu aksi protes dari kalangan pegawai di Kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang. Sejumlah poster bertuliskan "I Stand With The Victims Against Sexual Assault" sempat terlihat menempel di beberapa ruangan instansi sebagai bentuk dukungan moral kepada korban.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Beni Rachmat membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran tersebut dan memastikan saat ini kasusnya sedang dalam proses penanganan internal.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, mengonfirmasi bahwa kepolisian telah menerima laporan resmi dan resmi menaikkan status perkara ke tahap penyelidikan.

Pihak kepolisian juga menerbitkan surat perintah tugas bagi penyidik untuk mendalami laporan tersebut.

BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill