Connect With Us

Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:41

Ratusan warga kurang mampu melakukan skrining mata di Syafana Islamic School Secondary Campus, Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menindaklanjuti semangat World Sight Day 2026, JEC Eye Hospitals and Clinics berkolaborasi dengan Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis.

Kegiatan bertema “Melihat Lebih Jelas, Berbagi Lebih Luas” ini dilangsungkan di Syafana Islamic School Secondary Campus, Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dari sekitar 55 juta penduduk berusia di atas tujuh tahun yang mengikuti skrining kesehatan mata pada 2025, sekitar 17% di antaranya mengalami gangguan penglihatan seperti miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), dan astigmatisme (mata silinder).

Jika tidak dikenali dan ditangani secara tepat, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Menjawab tantangan tersebut, kegiatan yang diinisiasi oleh Seksi Sosial PTA Secondary Syafana Islamic School ini menargetkan 250 hingga 300 peserta.

Sasaran peserta meliputi tenaga pendidik dan staf sekolah Syafana Islamic Boarding School, masyarakat sekitar yang membutuhkan terutama kelompok dhuafa, serta anak didik Atta’awun Educare Kampus Lengkong. 

Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, menekankan pentingnya deteksi dini, guna mengatasi kelainan refraksi seperti mata minus, plus, dan silinder yang seringkali tidak disadari sejak awal. 

"Kelainan refraksi dapat dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini kerap tidak disadari sejak awal, padahal dapat memengaruhi kenyamanan belajar, produktivitas, hingga kualitas hidup sehari-hari," ujar Prof. Tjahjono.

Ia juga mengimbau agar pemeriksaan mata berkala dilakukan setiap enam bulan hingga satu tahun sekali sesuai anjuran dokter. 

Sementara itu, Ketua PTA Secondary Syafana Islamic School, Sundus Wahidah mengungkapkan bahwa keterlibatan komunitas sekolah dalam bakti sosial ini merupakan wujud nyata penanaman nilai kepedulian sosial bagi para siswa. 

"Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui pemeriksaan dan pemberian kacamata ini, kami berharap warga sekolah maupun masyarakat sekitar dapat lebih nyaman menjalani aktivitas sehari-hari," ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didukung oleh M-Optik JEC yang menyediakan pilihan bingkai dan lensa kacamata bagi peserta yang membutuhkan berdasarkan hasil pemeriksaan EyeCheck.

Kepala Divisi Marketing dan Komunikasi JEC Eye Hospitals and Clinics, Mubadiyah, berharap langkah sinergi ini dapat menginspirasi institusi pendidikan lain untuk memperluas akses kesehatan mata bagi masyarakat luas. 

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill