Connect With Us

Truk Tanah Terjungkal di Legok, Satu Tewas

| Jumat, 13 April 2012 | 18:12

Truk terjungkal. (tangerangnews / pokja wartawan)

 
TANGERANG-Satu truk tanah yang dikemudikan sopir secara ugal-ugalan terjungkal hingga menimpa warung bubur di Legok, Kabupaten Tangerang. Bahkan, satu warga tertimpa mobil tersebut hingga tewas di lokasi.
 
 
Truk dengan nomor polisi B-9919-ILY pun mengalami rusak berat karena terhempas. Sedangkan sopir truk  justru melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
 
Setelah melakukan evakuasi pengangkatan korban dengan menggunakan alat berat selama tiga jam, jasad Adjat warga yang tergencet truk pun berhasil ditemukan.
 
“  Sebelum meninggal, saya melihat Adjat dan dua temannya menunggu tukang bubur di depan warung, kemudian mereka sempat melihat truk yang oleng ke kiri dan langsung terbalik, tanah yang diangkut truk menimbun Adjat, namun kedua temannya berhasil menyelamatkan diri “ kata Cepot salah satu warga yang menyaksikan kejadian itu.
 
Setelah jenazah Adjat berhasil diangkat, kemudian dibawa ke rumah yang berada di Desa Kemuning, Kecamatan Legok.
 
Isak tangis keluarga pun tak tertahan,  ketika jasad Adjad ditemukan  diantara tumpukan tanah.
 
Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol. Shinto Silitonga membenarkan adanya truk dengan muatan tanah terbalik dan menewaskan satu orang. “  Saat ini sopir truk masih dalam pencarian, sementara itu kernet truk masih kami mintai keterangannya “ kata Shinto Silitonga.
 
Adjat tewas seketika dengan luka dibagian kepala dan sekujur tubuhnya, hal itu dikarenakan tertimbun tanah setinggi satu meter. (LYS)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill