Connect With Us

Tiru Jokowi, Dedi Kurniadi Calonkan Bupati Tangerang

| Rabu, 25 Juli 2012 | 17:10

Dedi Kurniadi gunakan peci putih saat menyerahkan berkas ke PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

 
Reporter : Dira Derby

TANGERANG- Dengan berbaju kotak-kotak meniru gaya calon gubernur DKI Jakarta Jokowi, Ketua Umum Kadin Kabupaten Tangerang Dedi Kurniadi,  melamar ke DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Tangerang untuk dicalonkan  menjadi Bupati Tangerang, Rabu (25/07).  
Menurut Dedi, Jokowi telah memberikan banyak penyadaran politik terhadap masyarakat  Kabupaten Tangerang. “Saat ini di Kabupaten Tangerang telah terjadi krisis kepemimpinan.  Masyarakat seolah dihadapkan tidak ada calon lain, padahal ingin punya pilihan. Untuk itulah saya maju,” ujar Dedi.
 
Ditanya soal keseriusannya, karena Dedi dikenal sebagi tokoh pemuda yang jenaka, dirinya mengatakan, soal kesiapan meski terbilang terlambat, dirinya yang dibantu sejumlah elemen kepemudaan tidak akan diam.  “Memang terdengar seperti lawak-an. Masyarakat pasti bertanya, siapa saya anak pejabat atau konglomerat,  tetapi kok berani melawan anak pejabat. Saya ingin tunjukan amsyarakat tidak boleh pesimis,” ujar Dedi.   
 
Memang berdasarkan pantauan wartawan,  saat ini nama  dan baliho yang paling  banyak tersebar di Kabupaten Tangerang hanya satu nama , yakni anak Bupati Tangerang Ismet Iskandar, yakni Ahmed Zaki Iskandar.  

Zaki dikabarkan akan memborong partai. “Saya tidak akan mundur mendengar nama siapapun. Anak Bupati Bogor bias kalah kok. Apalagi di sini yang tak ada hasil pembangunanannya, selain itu  saya juga mendaftarkan diri ke PPP, PDP, PKPB dan PNUI,” katanya.

Ditanya soal wakil, dirinya berharap PDI Perjuangan dengan kader terbaiknya mau melengkapinya untuk maju.
“Saya harapkan seperti di DKI Jakarta, sukses,” ujar Dedi.
Soal dana kampanye, Dedi mengatakan, tidak akan mungkin setiap orang yang akan mencalonkan diri tidak mengeluarkan uang.

“Tetapi saya kira ini akan dibicarakan setelah saya mendapat pendamping,” ujar Dedi. Stategi khusus apa yang akan dilakukannya, menurut Dedi,  tahap pertama dua pekan kedepan akan langsung memenuhi baliho sosialisasi ke setiap pelosok Kabupaten Tangerang. “Kami ingin beritahu kepada masyarakat, ada kandidat lain yaitu kami,” ujar Dedi.

Sementara itu, Ahmad Supriyadi Ketua Tim Verifikasi PDI Perjuangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang mengatakan, dari 12 bakal calon yang kebanyakan adalah ingin menjadi wakil. Dedi termasuk bakal calon yang paling serius.

“ Memang cukup menunjukan keseriusan.  Setelah ini kami akan mempersiapkan data kongkrit untuk dianalisadan menindaklanjutinya kepada DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten dan DPP,” ujarnya.
 

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

NASIONAL
Industri Dikepung AI, Menaker Yassierli Minta Hubungan Pekerja dan Pengusaha Naik Kelas

Industri Dikepung AI, Menaker Yassierli Minta Hubungan Pekerja dan Pengusaha Naik Kelas

Sabtu, 4 April 2026 | 14:07

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menghimbau pentingnya perubahan pola hubungan industrial di tengah perkembangan teknologi, otomasi, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang terus memengaruhi dunia kerja.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill