Warga Kota Tangerang Ogah Ikut PSU
Jumat, 11 April 2014 | 19:30
Sejumlah warga di Kota Tangerang menyatakan enggan mengikuti Pemunggutan Suara Ulang (PSU) yang ditetapkan KPU karena insiden tertukarnya surat suara di 66 TPS.
Sejumlah warga di Kota Tangerang menyatakan enggan mengikuti Pemunggutan Suara Ulang (PSU) yang ditetapkan KPU karena insiden tertukarnya surat suara di 66 TPS.
Permasalahan aset Kota Tangerang yang belum diserahkan Kabupaten Tangerang kembali dibicarakan oleh dua kepala daerah setempat. Aset-aset tersebut rencananya akan dihibah atau diruislag.
RECOMENDEDKomisioner KPU Kota Tangerang yang diketuai Sanusi Pane terancam kasus Pidana. Hal tersebut dikatakan pengamat politik Tangerang, Ibnu Jandi usai mendatangi Sekretariat KPU dan Panwaslu Kota Tangerang, semalam.
“KPU bersama Panwaslu Kota Tangerang akan menindaklanjuti edaran ini sebagai solusi terbaik atas kesalahan tersebut,” ujar Sanusi Pane, Kamis (10/4).
“Perburuan sudah dilakukan di tempat persembunyiannya di Cilegon Banten, namun belum berhasil,” ujar Kasat, kemarin.
"Agar lulus dalam UAN, saya harap pelajar dapat mempersiapkan diri dengan belajar dan berdoa, jangan berdoa aja tapi enggak belajar,"pintanya.
Ada saja cara yang dilakukan Arief R Wismansyah Wali Kota Tangerang untuk memecahkan masalah soal kebersihan.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah melakukan pencoblosan surat suara Pemilu legislatif bersama keluarganya di TPS No. 8, Kelurahan Sukajadi, kecamatan Karawaci, Rabu (9/4), sekitar pukul 09.00 WIB.
"Jelas saya kecewa sebagai caleg, saya protes. Jangan sampai karena penyelenggara pemilu yang enggak baik, tapi yang dirugikan pesertanya," ujar Herry, Rabu (9/4).
Surat suara DPRD Provinsi Banten di sejumlah TPS di Kota Tangerang tertukar, Rabu (9/4). Akibatnya, pencoblosan ditunda sementara oleh petugas KPPS setempat.
Untuk mengurangi banjir di kawasan Kecamatan Periuk, Pemerintah Kota Tangerang akan segera melakukan pembangunan tanggul dan pompanisasi air Situ Bulakan pada 2015.
"Kita harapkan, agar penambahan rute baru Bus Lane dapat mengangkut banyak lagi penumpang," katanya.
"Nanti haltenya agar dibuat nyaman. Jangan sampai penumpang merasa kepanasan menunggunya," ujarnya.
“Ruko itu ada Satpam yang seharusnya berjaga, tapi kenapa bisa tak diketahui satpam. Kita sedang selidiki lebih lanjut,” jelasnya.
Sebanyak 12 pasangan mesum diamankan Satpol PP Kota Tangerang saat berada di hotel kelas melati, di Kota Tangerang Sabtu (5/4) malam. Selain tu petugas juga menjaring dua wanita pekerja seks komersial (PSK).
Restoran Hell Chicken di Ruko Central Permata, Taman Royal 1, Jalan Permata Raya No.9, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, disatroni kawanan perampok.