Connect With Us

SMK Khusus di Lapas Mulai Berjalan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 12 Mei 2014 | 18:39

Ilustrasi Lapas Anak Tangerang (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Setelah mendapat izin operasional dari Badan Pelayanan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BP2MPT) Kota Tangerang, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Pria Kelas II A Tangerang mulai berjalan.

Kepala BP2MPT Kota Tangerang Karsidi mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan izin SMK Khusus bagi anak didik lapas tersebut sejak tiga minggu yang lalu. SMK tersebut menggunakan ruang yang sudah ada di Lapas.

"Ruangan memanfaatkan bangunan lama, jadi izin peruntukannya untuk kegiatan belajar. Sudah saya teken tiga minggu yang lalu," katanya, Senin (12/5).

Kepala Seksi Pembinaan Lapas Anak Pria Kelas II A Tangerang M Rizal Fuadi mengatakan SMK Khusus di lapas sudah berjalan satu tahun, namun baru tahap uji coba. SMK tersebut akan dikembangkan karena permintaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI M Nuh.

"Pak Menteri minta Lapas juga mengajarkan kejuruan, jadi mulai diurus izin operasionalnya, supaya nanti bisa dikembangkan," jelasnya.

Saat ini, SMK Khusus Lapas Anak Pria Tangerang baru membuka jurusan otomotif roda dua. Jumlah anak didik lapas yang belajar di SMK tersebut sekitar 30 orang. Kurikulum yang diberikan, menurutnya sama dengan SMK formal lainnya. Namun gurunya sendiri khusus dari pegawai lapas.

"Saat ini baru ada satu angkatan, tahun ajaran 2014 ini akan ditambah angkatan baru," jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Kemendikbud M Nuh meminta agar Lapas Anak Pria Tangerang membangun SMK. Ia berharap, dengan adanya kehadiran SMK di lapas, anak-anak binaan bisa memiliki keterampilan dan mendapatkan ijazah formal, sehingga bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya atau untuk mendapatkan pekerjaan setelah kembali ke masyarakat.
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

KAB. TANGERANG
Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Senin, 22 Juni 2026 | 20:41

Warga Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang digegerkan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, pada Minggu 21 Juni 2026. Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Senin, 22 Juni 2026 | 12:44

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 berpeluang turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada 9 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill