Connect With Us

Wisata Belanja di Pasar Rakyat Festival Al-Azhom

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 November 2013 | 16:15

Masjid Al Azhom. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Selain berbagai kegiatan lomba, Festival Al-Azhom ke 2 juga diramaikan dengan Pasar Rakyat yang berada di luar halaman Masjid Raya Al Azhom. Tersedia sekitar 115 stand penjualan aneka pernak-pernik kebutuhan seperti souvenir, pakaian dan peralatan rumah tangga.
 
Barang-barang yang ditawarkan di Pasar Rakyat relatif murah, layaknya yang biasa ditemukan di pasar malam. Stand pasar rakyat ini menjadi tujuan favorit pengunjung yang hendak berbelanja.
 
“Memang kita buat pasar rakyat ini untuk menarik pengunjung. Jadi tidak hanya mengikuti lomba atau kegiatan yang diselenggarakan, tapi juga bisa belanja. Biasanya ramai saat malam hari,”  ujar, Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tangerang Sobrun Jamili, Kamis (7/11).
 
Menurutnya, ada sekitar 115 stand yang disediakan. Dua stand diantaranya, diisi oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Indakopar) Kota Tangerang yang memamerkan kerajinan tangan dan kuliner. “Stand ini buka dari pagi sampai malam, jam tidak ditentukan,” kata Sobrun.
 
Dijelaskannya, stand berukuran 3x3 meter itu dikenakan harga sewa sebesar Rp 1,8 juta untuk buka selama Festival Al Azhom digelar. “Harga sewa ini sudah termasuk listrik untuk penerangan atau keperluan lain para pedangan,” katanya.
BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill