Connect With Us

Listrik Padam Warnai Pelantikan Arief-Sachrudin

Dira Derby | Selasa, 24 Desember 2013 | 13:10

Pelantikan Arief-Sachrudin (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Perjalanan Arief-Sachrudin menjadi wali kota dan wakil wali kota Tangerang sungguh tidak mudah. Sejak pendaftaran menjadi calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang, tarik menarik dukungan partai maupun izin dari Wali Kota saat itu Wahidin Halim sempat disoal.

Buntut dari tak mendapat izinnya Sachrudin yang saaat itu menjadi Camat Pinang Kota Tangerang  dari Wahidin Halim, Arief –Sachrudin didiskualifikasi KPU Kota Tangerang.   Namun, Arief-Sachrudin kembali menjadi calon setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengembalikan haknya sebagai pasangan calon.
 
Setelah Pilkada berjalan, pasangan ini unggul dari para lawan-lawannya. Namun, lagi-lagi kemenangannya harus disebut oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dengan waktu yang panjang dan sempat mendapat putusan sela. Hal itu terjadi karena para pesaingnya dalam Pilkada melakukan gugatan.
 
Setelah mendapat legalitas kemenangan, Arief-Sachrudin pun bersiap-siap dilantik. Tetapi kembali menemui kendala. Enam kali barulah dirinya bisa dilantik, setelah sebelumnya gagal. Salah satu penyebabnya,  termasuk soal Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang berhalangan hadir setelah diperiksa Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dan menjadi tersangka.

Pada Selasa 24 Desember 2014 ini pasca Atut ditahan KPK pasangan ini baru bisa benar-benar dilantik. Namun, ketika dilangsungkan pelantikan,  listrik padam pun mewarnai perjalanan pelantikan Arief-Sachrudin,  sebagai wali kota dan wakil wali kota Tangerang.  Dua kali padam listik terjadi. Pertama saat pelantikan, kedua seusai pelantikan.
 
“Memang Pak Wagub Banten (Rano Karno) bisa merasakan perjalanan panjang kami menjadi wali kota. Karenanya dia mungkin terenyuh,” ujar Arief sesuai resmi menjadi wali kota Tangerang.
 

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill