Connect With Us

Kebakaran Hanguskan 4 Toko Sembako

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 26 Februari 2014 | 12:21

Ilustrasi kebakaran. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Kebakaran menghanguskan empat toko sembako  di Jalan Perak Raya, Perumnas 2, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (26/2) dini hari.

Kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik ini tidak memakan korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan keterangan salah satu warga, Edo, api berasal dari warung tegal (warteg) yang berada di samping toko sembako. Warga setempat langsung berteriak ketika melihat api sudah merambat ke toko sembako.

“Kejadiannya sekitar pukul 01.30 WIB, saat keadaan sepi. Warga langsung keluar mencoba memadamkan api,” ujarnya.

Karena api sudah besar, warga kesulitan memadamkan-nya. Kebakaran tersebut melahap empat toko sembako hingga ludes. Kobaran api baru bisa dipadamkan satu jam setelah empat unit mobil kebakaran Kota Tangerang tiba dilokasi kejadian.

 "Diduga api berasal dari korsleting listrik,tidak ada kesulitan dalam kejadian ini karena lokasi kebakaran dekat dengan UPTD kami dan sumber air dilokasi ini cukup,"kata Komandan Pleton Damkar Kota Tangerang Saipul.
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill