Connect With Us

Bayi 1,5 Tahun tewas karena Tak Punya Biaya Operasi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 12 Maret 2014 | 18:38

RS Usada Insani (Google / Google)


TANGERANG-Shakila Afidenaya bayi usia 1,5 tahun, pasien Rumah Sakit Usada Insani, Cikokol, Kota Tangerang meninggal karena keluarganya tak memiliki biaya untuk melakukan operasi, Selasa (11/3).

 Peristiwa itu bermula ketika Shakila yang tinggal di Jalan Keamanan, Kelurahan Kebon Besar, RT 06/04 Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, dibawa oleh orang tuanya ke RS Usada Insani setelah dirujuk dari klinik Thamrin/Kodam Daan Mogot Kalideres, Jakarta Barat, pada 7 Maret 2014.

 Kemudian Shakila langsung dimasukkan ke ruang ICU oleh pihak RS Usada Insani karena kondisinya gawat. Dia diberi perawatan dengan dipasang alat-alat medis ke tubuhnya.

 Nenek korban, Retno mengatakan, awalnya Shakila didiagnosa menderita dehidrasi, sehingga dia hanya mendapat perawatan-perawatan biasa. Lima hari kemudian, setelah dilakukan USG, diketahui bahwa ada kelainan usus dan dianjurkan untuk segera dioperasi.

 “Tapi saat kami meminta operasi, pihak RS menolak karena kami tidak memiliki anggaran untuk operasi yang jumlahnya mencapai Rp 23 juta," ujar Retno.

 Retno pun meminta agar cucunya bisa dioperasi gratis dengan tanggungan program multiguna. Namun pihak RS kembali menolak karena tidak ada tujukan dari puskesmas sebagai syarat pasien multiguna. Akhirnya, pada Selasa (11/3) kemarin, Shakila meninggal karena terlambat penanganan.

 “Sebenarnya sebagai warga Kota Tangerang berhak untuk berobat gratis, tapi karena lagi-lagi tidak ada rujukan dari puskesmas, pihak RS menolak untuk operasi,” ujarnya.

 Sementara Humas RS Usada Insani Freddy, ketika hendak dikofirmasi tidak ada ditempat. Saat dihubungi melalui nomor ponselnya pun tidak bisa. “Pak Freddy sedang rapat diluar, kemungkinan sampai sore. Kalau mau konfirmasi bisa besok, tapi buat janji dulu,” ujar salah satu petugas RS Usada Insani.
 
SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill