Connect With Us

Kota Tangerang Terapkan Rayonisasi Sekolah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 April 2014 | 18:50

Tampak petugas sekolah mencopot Logo RSBI di SMAN 1 Tangerang @2013 (Dens Bagoes Irawan / TangerangNewsd)

 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang akan melakukan rayonisasi sekolah untuk mengurangi macet di beberapa ruas jalan. Dengan sistem rayonisasi,  siswa diwajibkan bersekolah di sekolah yang masih satu wilayah kecamatan dengan tempat tinggalnya.
 
"Jadi nantinya, warga dari Kecamatan Larangan tidak perlu jauh - jauh ke Kecamatan Tangerang, cukup sekolah di lokasi yang sama dengan domisisilinya," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Kamis (17/4)
 
Menurutnya, Selama ini, masyarakat cenderung memilih sekolahan yang favorit. Sehingga terjadi penumpukan siswa berprestasi di beberapa sekolah. Hal ini juga memicu kepadatan arus komunitas di sekitar sekolahan tersebut. “Padahal semua sekolah di Tangerang kualitasnya sama,” imbuhnya.
 
Untuk menunjang program tersebut, Arief juga akan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Dikatakannya, pembangunan sentra pendidikan sampai kantor pemerintahan harus di lokasi yang strategis, sehingga masyarakat mudah untuk mengaksesnya.
 
"Kedepannya, di setiap wilayah akan ada pelayanan publik yang mampu diakses semua msyarakat serta kualitasnya mumpuni," katanya.
 
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Ahmad Lutfi mengatakan, rayonisasi sekolah tersebut akan mulai diberlakukan untuk sekolah negeri tingkat SD, SMP dan SMA tahun ajaran 2014. Menurutnya, semua sekolah negeri di Kota Tangerang sudah memiliki standart yang sama.
 
“Memang selama ini kesannya sekolah di wilayah pusat Kota Tangerang seperti SMA 1 atau SMP 1 lebih keren dan lebih berkualitas, padahal sama saja. Ke depan para calon siswa ini akan ditempatkan de sekolah sesuai domisilinya,” ujarnya.
 
Namun, pihaknya tidak melarang jika masyarakat ingin masuk sekolah negeri di pusat kota, hanya saja calon siswa akan diseleksi. Sedangkan jika gedung sekolah memiliki keterbatasan kapasitas, calon siswa boleh masuk ke sekolah yang tak jauh dari rayonnya.
 
“Boleh sekolah di pusat kota, tapi nanti akan dilihat kriterianya. Kita kan sosialsiasikan program ini dulu, mudah-mudahan masyarakat bisa mengikuti,” ujarnya.
 
 
OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

KAB. TANGERANG
Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Senin, 22 Juni 2026 | 20:41

Warga Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang digegerkan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, pada Minggu 21 Juni 2026. Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill