Connect With Us

Gugum Akui Kesal karena Hubungannya Tak Direstui

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 29 April 2014 | 21:31

Gugun pelaku pembantai keluarga kekasihnya. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG- Rahmadani Gumilang alias Gugum yang  tega menghabisi tiga nyawa sekaligus yang masih satu keluarga itu dipicu hanya masalah sepele.

Hal itu diakui Gugum, menurutnya  hubungan Dani dengan kekasihnya Dewi, tidak direstui orangtua sang pacar. Akibatnya Dani kalap dan menghabisi nyawa sekeluarga.

“Saya menyesal, karena saya kalap hubungan saya tak direstui. Pasti lah saya menyesal,” kata Gugum.
Gugum yang berhasil ditangkap warga tak berapa lama usai menghabisi tiga nyawa sekaligus di Perumahan Periuk Jaya, Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (29/4) sore.

Akibat tewasnya Dukut, Heryati, dan Prasetyo yang masih satu keluarga  membuat heboh warga di perumahan tersebut.
Hingga Selasa malam, kediaman keluarga ini masih ramai didatangi warga. Mereka seakan tidak percaya keluarga yang dikenal baik itu bakal meregang nyawa dengan cara tragis, apalagi sampai tiga nyawa sekaligus.

Entah mengapa, tak lama kemudian Gugum terlibat cekcok mulut dengan Heryati yang lain ibu kandung Dewi.
Diduga, Heryati tidak merestui hubungan pacaran antara anaknya Dewi, dengan Gugum. Kesal dengan cekcok mulut tersebut, Gugum mengambil kunci pipa ukuran besar yang ada di rumah tersebut.

Kunci yang biasa yang digunakan untuk mengebor air itu dilayangkan ke kepala dan wajah Heryati. Akibatnya ibu tiga anak ini tewas seketika. Rupanya, saat melakukan aksi kejinya, adik kandung Dewi, Prasetyo yang baru datang dari sekolah melihat kejadian itu.

Khawatir Prasetyo teriak, Gugun pun membunuh pelajar SMP itu dengan alat yang sama. Remaja ini pun ambruk ke lantai dan tewas seketika.

Perbuatan tersebut didengar Dukut yang sedang istirahat di lantai dua. Pelaku yang sudah dirasuki nafsu setan ini menghampiri Dukut dan menghajarnya pakai alat yang sama hingga tewas.
 
 
PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill