Connect With Us

Isak Tangis Warnai Pemakaman Keluarga yang Dibantai Gugum

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 April 2014 | 13:35

Pemakaman Keluarga Dewi di Selapajang. Sekeluarga tewas dalam pembantaian yang diwarnai kisah asmara tersebut. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pemakaman tiga anggota keluarga yang tewas dibantai Ramadhan Gumelar alias Gugum diwarnai isak tangis dari keluarga dan kerabat yang hadir di TPU Selapajang, Kecamatan  Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (29/4) pagi.

Pemakaman dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak Dewi dan Bagus tak henti-hentinya menangis menyaksikan orangtuanya Dudut dan Herawati serta adiknya Prasetyo yang tewas dibunuh mantan kekasih Dewi. Apalagi momen saat jenazah ketiganya  dimasukkan ke dalam liang lahat.

Paman Dewi, Heru, 58, mengatakan, bahwa pihaknya menyerahkan seluruhnya kasus pembunuhan yang dilakukan Ramadhan Gumelar, 25, yang juga mantan kekasih Dewi kepada pihak kepolisian. Pihak keluarga mengaku pasrah dengan peristiwa yang terjadi.

"Kita semua menyerahkan proses hukum ke polisi. Mengenai kejadian ini, ya kita terima karena ini musibah," jelasnya.
Menurut Heru, Dewi dan Bagus, untuk sementara akan tinggal di rumahnya di Grand Duta, Keurahan Sangiang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.  

Sebab, jika mereka masih tinggal di kediaman mereka, khawatir akan menimbulkan trauma."Mereka akan tinggal sama saya dulu sambil memulihkan  kondisi psikologisnya agar mereka tidak down secara psikis," ujar Heru.
 
 
KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill