Connect With Us

Istri Bos Elpiji di Sangiang Tewas Ditusuk Perampok

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 April 2014 | 23:05

Lokasi kediaman bos agen Elpiji di Regency Dibacok Rampok (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Petugas kepolisian langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara dan meminta keterangan korban serta sejumlah saksi terkait peristiwa perampokan rumah pasangan suami istri yang dirampok di Perumahan Griya Sangiang Mas, Jalan Bunga Raya, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Rabu (30/4).

Diketahui dari penyelidikan sementara, bos elpiji dan counter ponsel tersebut melawan saat dirampok. Sedangkan istri bos harus tewas meregang nyawa ditangan perampok.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Alamsyah Pelupessy mengatakan, peristiwa itu berawal ketika Tjoan Bie, 59, mendengar suara orang masuk ke dalam rumah,  ketika dia berada di dalam kamar mandi.

"Saat keluar kamar mandi, tiba-tiba dia dibekap oleh pelaku yang ternyata sudah berada di dalam rumah. Korban mencoba melawan, pelaku langsung menikam pisau ke dada dan perutnya," kata Kapolsek.

Meski ditikam, korban tetap melawan hingga berhasil merebut pisau tersebut. Kemudian istri korban, Lily, masuk ke dalam rumah karena mendengar suara gaduh. Akhirnya pelaku juga menikam leher Lily hingga dua-duanya terkapar.

"Peristiwa itu baru diketahui oleh anak korban bernama Lia yang ketika itu sedang menjaga toko ponsel di samping rumah korban . Dia menelfon ibunya tapi tidak diangkat. Saat dihampiri ke dalam rumah, orang tuanya sudah tergeletak bersimbah darah dan kondisi kamar acak-acakan," jelas Kapolsek.

Kedua korban dilarikan ke RS Sari Asih Sangiang. Namun Lily sudah tak terselamatkan lagi. Sementara suaminya dalam keadaan kritis.

Menurut Kapolsek, pihaknya belum memastikan apakah peristiwa itu perampokan atau bukan. Pelaku sendiri diduga lebih dari satu orang.

"Belum diketahui harta benda yang hilang, karena korban masih dalam perawatan sehingga belum bisa dimintai keterangan. Kita masih dalami kasus ini," jelasnya.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill