Connect With Us

Anak Tewas, RS Medika Lestari Ciledug Dilaporkan ke Polres Tangerang

wali | Minggu, 4 Mei 2014 | 13:29

Ilustrasi pelaporan (antara / Antara)


TANGERANG-Subur Siyamto, warga Kampung Asem RT 05/05, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat melaporkan Rumah Sakit (RS) Medika Lestari, Ciledug, Kota Tangerang, ke Polres Metro Tangerang. Pasalnya, RS tersebut diduga telah lalai dalam melakukan praktik kedokteran.

"Kronologisnya seperti ini, anak saya bernama Faza Alifa Oktavina yang berusia 6 bulan, panasnya tinggi, lalu di bawa ke RS Medika Lestari," kata Subur.

Sesampainya disana, lanjut Subur, pihak RS menyarankan kalau anaknya itu harus masuk ke kamar ICU untuk penangan lebih lanjut.

" Saya langsung bergegas pergi ke bagian pendaftaran dan diminta untuk membayar uang administrasi Rp5 juta, waktu itu saya hanya ada uang Rp2,5 juta, adapun sisanya besok akan saya lunasi. Tapi pihak RS tetap menolak, sampai akhirnya anak saya meninggal dunia," terangnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo membenarkan adanya laporan tersebut.
"Iya benar, laporan itu masuk pada Rabu (30/4) lalu, pukul 23.30 WIB," ujarnya, Sabtu (4/5).

Menurutnya, dalam laporan bernomor LP/B/314/IV/2014/PMJ/Resto Tangerang Kota, RS Medika disangkakan Pasal 190 ayat 1 dan 2 UU RI Tahun 2009, Tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Sutarmo menambahkan, perkara tersebut saat ini masih dalam proses. Pihaknya juga tengah mengumpulkan keterangan dari pihak RS Medika Lestari. "Pihak RS juga sudah kami panggil. Langsung kami jemput bola kemarin," pungkasnya.

Sayangnya, hingga berita ini di-publish, belum ada keterangan resmi dari pihak RS Medika Lestari, terkait perkara tersebut.
 
BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill