Connect With Us

Dinkes Tangerang Identifikasi RS Medika Lestari

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 6 Mei 2014 | 17:50

Medika Lestari (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang tengah memeriksa managemen RS Medika Lestari Ciledug, terkait dugaan kelalaian melakukan praktik kedokteran sehingga menyebabkan pasiennya meninggal.

"Kita sudah turunkan tim untuk melakukan identifikasi dan memintai keterangan managemen pihak RS Medika Lestari. Sejauh ini, mereka punya izin operasional," kata Kepala Dinkes Kota Tangerang Roostwie, Selasa (6/5).

Sementara terkait dugaan kelalaian tersebut, Roostiwie mengaku masih membuktikan kebenaran. Sehingga pihaknya belum bisa memberikan sanksi apapun.

"Kita belum dapat keterangan lengkap,  untuk sanksi nanti ada prosedurnya, tapi kita tidak bisa berandai-andai. Jadi harus mengumpulkan data lengkap dulu," jelasnya.

Untuk diketahui, RS Medika Lestari Ciledug, dilaporkan ke Polres Metro Tangerang oleh Subur Siyamto, warga Kampung Asem RT 05/05, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada rabu (30/4).

Pasalnya,RS tersebut diduga telah lalai dalam melakukan praktik kedokteran hingga menyebabkan anak Subur, bernama Faza Alifa Oktavina yang berusia 6 bulan, meninggal dunia.

Dalam laporan bernomor LP/B/314/IV/2014/PMJ/Resto Tangerang Kota, RS Medika disangkakan Pasal 190 ayat 1 dan 2 UU RI Tahun 2009, Tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
 
 
BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill