Connect With Us

Wali Kota & Ketua DPRD Kota Tangerang dapat Kado

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 Juni 2014 | 16:27

Wali Kota & Ketua DPRD Kota Tangerang dapat Kado (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Puluhan anak dari Forum Anak Kota Tangerang (FAKT) melakukan aksi damai di Kantor Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (19/6). Mereka meminta masyarakat dan pemerintah mencegah kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak yang saat ini marak terjadi.

 Dalam askinya, anak-anak yang masih berstatus pelajar dari tingkat SD hingga SMA ini membawa poster dan spanduk berisi tuntutan mereka.
 Selain itu mereka juga memberikan kado kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah (ARW)  dan Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine yang berisi tanda tangan anak-anak Kota Tangerang sebagai partisipasi mencegah kekerasan dan pelecehan.
 
Ketua Komisi I Bagian Pemenuhan Anak FAKT, Andi Nadiani Wulan mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekhawatiran terhadap kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang sering terjadi.
 “Anak Indonesia adalah warisan dan aset berharga untuk kemajuan bangsa. Apabila generasi bangsa selalu mendapat pelecehan dan kekerasan, tentu akan menghambat masa depan kami. Lalu mau jadi apa bangsa kita kedepannya?,” ujarnya.
 Pihaknya juga menuntut pemerintah daerah kota tangerang untuk memenuhi empat hak dasar anak, yakni hak hidup, perlindungan, tumbuh kembang dan partisipasi.
 “Pemerintah perlu berperan untuk melindungi anak-anak sehingga bisa berkembang dan akhirnya akan berkontribusi untuk bangsa,” jelas Siswi kelas  2 SMA Negeri 13 Kota Tangerang ini.
 
Sementara Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah yang hadir menemui FAKT tersebut mengatakan, Pemkot siap mendukung dan menerima masukan dari anak-anak. Pemkot juga berupaya untuk mewujudkan kota layak anak agar empat hak dasar anak bisa terpenuhi.
 
“Kita terus berupaya, agar anak-anak bisa berkembang kita berikan ruang-ruang public, sehingga tidak main di jalanan,” jelasnya.
 
Arief juga memintagaar FAKT bisa membagi pengetahuannya dengan anak-anak lain agar terhindar dari kekerasan atau pelecehan . “Jangan samapai nanti karena iming-iming kena musibah. Harus diberi pemahaman bagaimana mengindarinya. Perlu peran serta semua pihak untuk mewujudkannya,” katanya.
 
TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill