Connect With Us

Duh, 4.221 Orang Banten Terinveksi HIV/AIDS

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 Juni 2014 | 17:31

Menkes : 4.221 Orang Banten Terinveksi HIV/AIDS (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Dalam kurun waktu 2009-2013, ada sebanyak 4.221 orang yang hidup dengan HIV/AIDS (OHDA) di Provinsi Banten. Dari jumlah tersebut, Sebanyak 3.179 menderita HIV dan 1.042 menderita AIDS.
 
“Jumlahtersebut merupakan angka komulatif selama lima tahun. Angka terakhir pada tahun 2013, jumlah penderita HIV di Banten sebanyak 502 orang, dan 188 orang menderita AIDS. Setiap tahunnya ada peningkatan, tapi tidak terlalu banyak,” kata Menteri Kesehatan Nafsian Mboi saat kunjungan kerja di RSUD Kota Tangerang, Senin (23/6).
 
Menurut Menkes, penyebab penularan HIV/AIDS paling banyak adalah pria berkeluarga yang melakukan hubungan badan dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) tanpa pengaman, kemudian penggunaan narkoba melalui jarum sutik bergantian.
 “Pria-pria yang suka ‘jajan’ ini bisa menularkan istrinya hingga ke anaknya,” jelasnya.
 
Namun, yang paling mengkhawatirkan adalah anak-anak yang tertular HIV/AIDS. Kondisi mereka tidak diketahui karena kurang perhatian dari pemerintah setempat.
 
“Banyak anak di Banten yang kena HIV, dibelakang angka OHDA ini pasti masih banyak. Tapi kurang dapat perhatian. Jadi saya minta ini jadi perhatian Pemprov Banten, saya juga minta data penderita HIV/AIDS bulan sampai Juli 2014,” kata Menkes kepada Plt Gubernur Banten Rano Karno yang hadir dalam acara tersebut.
 
Sebagai tindakan Preventif, Menkes menghimbau agar pria yang sudah berumah tangga tidak ke tempat pelacuran atau menggunakan narkoba dengan jarum suntik secara bergantian.
“Jangan juga melakukan hubungan diluar nikah tanpa pengaman dengan lawan jenis. Kalau bayinya terinfeksi, harus segera melakukan perawatan medis,” tegasnya.
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill