Connect With Us

Kapolres : Warga Kota Tangerang jangan golput

FER | Kamis, 3 Juli 2014 | 15:25

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad saat mempersiapkan pengamanan Pilkada Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG- Pemilihan presiden dan wakil presiden tersisa lima hari lagi atau H-5 dari 9 April 2014.  Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad berharap warga Kota Tangerang untuk menggunakan hal pilihnya dan tidak golput. “Warga Kota Tangerang jangan golput. Satu suara kan menentukan lima tahun kedepan, kalau kita golput, kita tidak memilih. Jangan bangga menjadi warga negara Indonesia," katanya.” ujar Kapolres, hari ini.

Apalagi, kata dia, jika sampai  membuat kekacauan. Seluruh warga diharapkan bisa menjaga keamanan menjelang dan pada saat dilaksanakannya Pilpres tahun ini.

"Jadwal kampanye yang sudah ditetapkan KPU diserahkan masing-masing wilayah. Sedangkan Polri berkoordinasi dalam pelaksanaannya dengan KPU Kota. Kita berharap sisa masa kampanye ini berjalan dengan tertib," tuturnya.

Riad menjelaskan,  pasangan capres dan cawapres punya kesempatan yang sama dalam berkampanye. Oleh karena itu, KPU dan Polres Metro Tangerang Kota bersama-sama mengatur jadwal kampanye tersebut.

"Untuk saat ini Alhamdulillah lancar tidak ada masalah, di sisa akhir kampanye mudah-mudahan situasi ini kita pertahankan sampai selesai Pilpres nanti," terangnya.

Menurut Riad,  ketertiban dan keamanan masyarakat sebenarnya kembali lagi kepada keinginan masyarakatnya. Tentunya Polri berharap agar masyarakat tidak terprovokasi dengan ajakan-ajakan untuk ribut, rusuh, dan merusak.

"Itu kan tidak bagus. Pileg kemarin itu sudah bagus, ya Alhamdulillah lancar dan tertib. Kita berterima kasih kepada masyarakat," ucapnya.  

 
OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill