Connect With Us

KPU Kota Tangerang Ngarep Besok Tak Hujan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 Juli 2014 | 17:24

KPUD Kota Tangerang mulai melakukan pelipatan surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, Selasa (24/6). Ada sekitar 1.285.007 lembar surat suara yag dilipat di Kantor KPUD di Jalan Nyi Mas Melati, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Memasuki musim penghujan, sejumlah TPS di Kota Tangerang terancam kebanjiran saat pelaksanaan Pilpres Rabu (9/7) besok. Seperti di wilayah Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2, Kelurahan Pedurenan, kawasan Gondrong dan Petir dan kawasan Perumahan Total Persada.
 
Kepala Divisi Program dan Data KPU Kota Tangerang Ahmad Syailendra mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kelurahan dan PPK yang TPS-nya rawan banjir untuk melakukan antisipasi.
 
“Kita sudah koordinasi kaitan antisipasi banjir, untuk menyiapkan lahan guna merelokasi TPS, sehingga masyarakat tetap  bisa mencoblos. Sekarang banjir sudah surut, jadi TPS belum pindah,” jelasnya, Selasa (8/7).
 
Ditanya apakah warga yang kebanjiran bisa pindah mencoblos ke TPS lain, Syailendra mengaku belum bisa memutuskan. Pasalnya, surat-suara yang ada di tiap TPS terbatas. “Kalau pindah TPS, saya belum bisa jawab, karena kaitanya dengan dengan ketersediaan surat suara,” jelasnya.
 
Dijelaskaannya, di daerah yang mengalami bencana alam seperti banjir, dimungkinkan untuk melakukan pemilihan suara ulang (PSU). Meski demikian, dia berharap agar pencoblosan besok tidak terjadi banjir, karena hal itu dapat mempengaruhi partisipasi warga. “Orang bosan malas ke TPS kalau kebanjiran, ya mudah-mudahan besok tetap kering, enggak hujan,” tukasnya.
 
TANGSEL
Dispora Tegaskan Fun Run & Walk Festival Bukan Acara Pemkot Tangsel, Bakal Blacklist EO

Dispora Tegaskan Fun Run & Walk Festival Bukan Acara Pemkot Tangsel, Bakal Blacklist EO

Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:06

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklatifikasi terkait pelaksanaan event Tangsel Fun Run & Walk Festival yang berakhir kisruh pada Minggu, 2 Agustus 2026.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill