Connect With Us

DPD RI Gandeng Fokkermapi Sosialisasikan Eksistensi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Juli 2014 | 22:12

DPD RI Gandeng Fokkermapi Sosialisasikan Eksistensi (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melakukan kegiatan sosialisi eksistensi DPD RI yang bekerjasama dengan Forum Komunikasi dan Kerjasama Mahasiswa Ilmu Pemerintahan se-Indonesia (FOKKERMAPI) dengan tema “Eksistensi DPD RI : Untuk Daerah dan NKRI”, Sabtu (19/7).

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Makan Pondok Selera 2 Kota Tangerang ini dihadiri oleh para Narasumber seperti : Prof. Dr. Juhaya S. Praja, M.A yang merupakan guru besar Filsafat Hukum Universitas Padjajaran Bandung, Dr. Ahmad Faiq, M.A akademisi UIN Jakarta, Ikhwanudi Syarief pengamat otonomi daerah, dan M. Dzil Bakir, M.Si direktur pusat kajian strategis pembangunan daerah Provinis Banten dan di moderator oleh Ahmad Muzakki serta dihadiri oleh para peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Pada kesempatan ini anggota DPD RI Provinsi Banten Drs. H. Abdurachman, M.Ap berkesempatan membuka acara tersebut. Dalam sambutannya Abdurachman mengatakan Kegiatan sosialisai eksistensi DPD RI ini merupakan sarana dimana memeberikan pemahaman peran dan fungsi DPD RI dan memberi pengetahuan tentang produk-produk politik yang dihasilkan oleh DPD RI sehingga masyarakat dapat mengetahuinya.

“Dengan segala keterbatasan dalam kewenangan yang ada, DPD terus berupaya untuk eksis dan mengartikulasikan aspirasi daerah dengan sebaik-baiknya. DPD juga berupaya untuk mengambil inisiatif untuk terus mendorong ketatalaksanaan hubungan fungsi politik dengan DPR dan dengan Pemerintah atau dalam hal ini Presiden,” katanya.

Sementara menurut Ketua Umum FOKKERMAPI Khotibyani mengatakan,  kegiatan ini dilakukan atas kerjasama pihaknya  dengan DPD RI karena melihat kinerja DPD RI sampai saat ini belum diketahui oleh masyarakat.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih tahu lagi produk-produk yang dihasilkan DPD RI guna percepatan pembangunan di daerah-daerah mengingat DPD RI merupakan representasi daerah.

“DPD Sebagai lembaga perwakilan daerah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia menjadi tumpuan ekspektasi masyarakat dan daerah yang menginginkan terjadinya perbaikan dan perubahan di segala bidang kehidupan.” jelasnya.

Dia menambahkan Kelahiran DPD RI harus membangkitkan harapan masyarakat di daerah bahwa kepentingan daerah dan masalah-masalah yang dihadapi daerah dapat diangkat dan diperjuangkan di tingkat nasional sampai melahirkan solusi pembangunan di daerah yang konkrit.

Untuk memenuhi harapan daerah yang besar tersebut, DPD RI menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yaitu, fungsi legislasi, pertimbangan dan pengawasan. Selanjutnya, kegiatan ini ditutup dengan buka puasa bersama seluruh narasumber dan undangan yang hadir dalam diskusi ini.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill