Connect With Us

Organisasi Kepemudaan Se Banten Deklarasi Tolak ISIS

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:18

Organisasi Kepemudaan Se Banten Deklarasi Tolak ISIS (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Forum Organisasi Kepemudaan (FOK) se-Banten melakukan deklarasi menolak gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dalam diskusi publik dan deklarasi bersama pemuda menentang eksistensi gerakan radikal tersebut di Indonesia, di Hoten Narita, Kota Tangerang, Senin (11/8).

Dalam deklarasi tersebut para anggota organisasi kepemudaan (OKP) dan mahasiswa menyerukan untuk mendukung serta turut serta mendukung dan membantu langkah pemerintah menghalau paham dan ideologi ISIS dari Indonesia.

Muhammad Fakhruddin, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Banten mengatakan, langkah-langkah taktis strategis yang akan dilakukan FOK se-Banten yakni mensosialisasikan bahaya ideologi dan paham ISIS bagi NKRI kepada seluruh anggota dan jaringannya, para pemuda, pelajar dan mahasiswa.

"Selain itu juga sosialisasi kepada masyarakat secara umum melalui pengajian-pengajian, majelis ta'lim, mesjid dan paguyuban yang ada," katanya.

Pihaknya juga akan membantu aparat keamanan dalam menanggulangi penyebaran dengan memberikan informasi terhadap berbagai aktivita mencurigakan di tengah-tengah masyarakat.

"Bekerja sama dengan para tokoh agama, ulama dan toko masyarakat dalam memberikan pencerahan," jelas Fakhruddin.
Sementara menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Badawi, gerakan, ideologi, dan paham ISIS bertentangan secara frontal dengan Pancasila, UUD 1945, prinsip kebhinnekaan, dan mengancam keberadaan NKRI.
"Dengan demikian, eksistensi ISIS harus ditiadakan," katanya.

Ditambahkan Badawi, yang seharusnya diterapkan adalah bagimana komunitas muslim bisa hidup berdampingan dengan komunitas agama lain, seperti zamn Nabi Muhammad SAW. "Begitu juga di Indonesia, kita tidak kenal mayoritas minoritas. Kita semua satu," katanya.

Kota Tangerang sendiri menurut Badawi tidak rawan dimasuki gerakan ISIS, seperti di Tangerang Selatan. Meski demikian, dia menghimbau agar masyarakat tetap waspada. "Masyarakat perlu laporkan gerakan yang ilegal, penolakan itu harua mulai dibangkitkan dari kalangan pemuda," jelasnya.
 
 
HIBURAN
Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:59

Suasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.

KAB. TANGERANG
Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton

Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:43

Volume sampah tahun baru di wilayah Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 3.640 ton, akibat tingginya aktivitas masyarakat.

OPINI
Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:09

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan

NASIONAL
KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

Jumat, 2 Januari 2026 | 12:26

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill