Connect With Us

Arief Dorong Pembentukan Otoritas Transportasi Jabodetabek

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 Oktober 2014 | 19:17

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat inspeksi mendadak ke Terminal Poris Plawad, Rabu (23/7). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG
- Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mendorong dibentuknya otoritas transportasi Jabodetabek. 
Menurutnya, penanganan persoalan perkotaan terutama yang terkait dengan kemacetan memerlukan integrasi kebijakan semua pihak, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
 
"Masalah transportasi tidak mengenal batas administrasi. Diharapkan agar ada satuan kerja yang bisa mengakomodir kepentingan pemangku kebijakan di Jabodetabek. Selain juga tentunya dukungan peraturan yang jelas," ujarnya dalam diskusi Strategi Implementasi Pengembangan Transportasi Jabodetabek di Kantor Badan Litbang Kementrian Perhubungan, Jakarta, Kamis (02/10).
 
Arief mencontohkan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membangun elevated busway yang menghubungkan Blok M - Ciledug, pada kenyataannya hanya sampai ke batas Jakarta tidak sampai ke wilayah Ciledug. Hal ini hanya dinilai hanya akan menambah kemacetan di wilayah Ciledug dan sekitarnya. "Karena akan ada penumpukan kendaraan di perbatasan," Paparnya.
 
Ditambahkannya, selama ini aturan terkesan bersifat parsial. Dia mencontohkan ketika Pemerintah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan beserta Kabupaten Tangerang akan membangun jaringan kereta api yang terintegrasi ke Bandara Soekarno Hatta, tapi harus terbentur aturan yang menyebutkan transportasi umum ke Bandara menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.
 
Selanjutnya, Arief juga mendorong pengembangan Mass Rapid Transit (MRT) tahap dua yang direncanakan tahun 2015, bisa melewati Kota Tangerang, mengingat begitu pesatnya pengembangan permukiman di wilayah Kota Tangerang dan perbatasan Kabupaten Tangerang.
 
"Koridor MRT untuk koridor Timur - Barat kami harapkan bisa dibangun di Kota Tangerang," Ujarnya.
 
Dalam kesempatan tersebut hadir pula expert of The Korea Transport Institute, DR. Thomas yang menyampaikan paparan mengenai perkembangan transportasi di Korea dan upaya penting yang harus dilakukan untuk pengembangan transportasi di Jabodetabek.
 
Pembahasan penting mengenai strategi pengembangan transportasi di Jabodetabek kali ini juga dihadiri oleh Perwakilan Asisten Deputi Bappenas, perwakilan dari Kemenko Perekonimian dan kurang lebih 100 partisipan yang terdiri dari unsur pemerintahan, akademisi, praktisi, dan pelaku penting dari sektor transportasi.
BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill