Connect With Us

1.847 Peserta Berebut Lowongan CPNS Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 9 November 2014 | 18:25

2882 Honorer K 2 mengikuti Seleksi CPNS (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Sebanyak 1.847 peserta dijadwalkan akan mengikuti tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kota Tangerang pada pada 10 sampai dengan 15 November 2014 di Perguruan Tinggi Budhi, Tanah Gocap, kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Mereka akan memperebutkan quota 116 CPNS yang tersedia.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri, selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS menjelaskan, untuk pendistribusian nomer ujian maupun jadwalnya sudah disitribusikan ke masing-masing peserta. Setiap hari akan dites sebanyak 315 peserta yang terbagi dalam tiga sesi. “ Dan masing-masing sesi terdiri dari 105 peserta,” kata Dadi, Minggu (9/11).
 
Peserta ujian masuk CPNS tersebut diberikan waktu 90 menit untuk menyelesaikan 100 soal Test Kompetensi Dasar yang terdiri dari Test Wawasan Kebangsaan, dan Test Intelegensia Umum serta Test Karakteristik Pribadi. "Soal tesnya juga dibedakan untuk masing-masing pesertanya," papar Dadi.
 
Dadi menambahkan, dengan seleksi CPNS model baru yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT) tersebut peserta setelah selesai ujian bisa langsung mengetahui hasilnya, bahkan masyarakat juga bisa melihat hasilnya secara langsung.
 
"Hasil ujian bisa dilihat secara realtime karena menggunakan CAT, sehingga hasilnya juga objektif dan transparan," jelasnya.
 
Dadi juga menjelaskan, untuk membantu kelancaran ujian seleksi CPNS tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk menjaga keamanan server komputer yang akan digunakan, selain itu juga terkait kelancaran arus lalu lintas.
 
“Pemkot juga sudah membentuk panitia pelaksanaan seleksi CPNS yang melibatkan berbagai unsur baik dari Inspektorat, Dinas Perhubungan maupun Satuan Polisi Pamong Praja,” katanya.
 
Untuk diketahui, Kota Tangerang mendapat jatah quota CPNS tahun 2015 sebanyak 116 orang dai kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Jumlah tersebut lebih sedikit dibanging total kebutuhan yang diajukan Pemkot sebanyak 3400 orang.
 
Adapun formasi yang dibutuhkan dari quota tersebut diantaranya Administrasi Umum 5 orang, Administrasi Anggaran 5, Analis Keuangan 5, Analis Data dan Informasi 5, Analisi Lingkungan Hidup 5, Pengelola dan Pemeliharaan Piranti IT 10,  Analis Desain Interior 3,  Teknik Tata Bangunan dan Perumahan pertama 20.
 
Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Pertama 5, Administrator Kesehatan pertama 13, Penyuluh Pajak Pertama 15, Pengawas Ketenagakerjaan pertama 4 dan Pranata Komputer Pertama 24 orang.
 
OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill