Connect With Us

AKBP Sutarmo Minta Wartawan Jangan Takut Diintimidasi

FER | Selasa, 11 November 2014 | 17:00

Stringer wartawan Trans TV, Erlan, melaporkan aksi pengeroyokan yang dialaminya oleh Security Tangcity Mall ke Polres Metro Tangerang, Rabu (5/11) sore. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Insiden pengeroyokan wartawan oleh anggota security terhadap wartawan yang sedang meliput peristiwa kebakaran di Tangcity Mall, Jalan Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang ternyata berbuntut intimidasi dan ancaman, Selasa (11/11/2014)

"Beberapa kali, melalui telepon dan SMS, seseorang yang mengaku koordinator pengamanan Tangcity dari Cilandak mendesak saya segera mencabut laporan ke polisi," kata Lany, hari ini.

Lany, (31) adalah seorang stringer kontributor Trans TV Tangerang, sempat babak belur dikeroyok oleh security Tangcity saat mewawancarai narasumber setelah api menghanguskan bedeng pekerja bangunan apartemen di area Tangcity, Kamis, 6 November lalu.

Setelah peristiwa pengeroyokan itu, Lany didampingi belasan wartawan anggota Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang melaporkan tindakan pengeroyokkan oleh beberapa orang satpam Tangcity ke Polres Metro Tangerang.

Alhasil Kamis, dinihari, Anggota Sat Reskrim menetapkan empat tersangka pelaku yang belakangan diketahui sebagai pendatang baru di Kota Tangerang.

"Saya merasa terancam keselamatan diri dan keluarga saya tapi saya tidak bisa bertindak sendiri untuk mencabut laporan ke polisi karena saya sudah menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada Pokja," kata Lany dalam pembicaraan bersama Ketua dan anggota Dewan Penasehat Pokja, Senin (10/11).

Menyikapi intimidasi dan ancaman itu, ketua Pokja Ian Dwita Hermansyah mengatakan, apa pun intimidasi dan ancaman yang datang dari pihak keamanan Tangcity harus dihadapi dan disikapi secara tegas. Tak perlu gentar.

"Kalau mereka mengancam mau menyerbu kantor Pokja, ya kita hadapi. Kita rela mati demi  kebenaran dan harga diri profesi," ujar Ian.

Terpisah, AKBP. Sutarmo Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota mengatakan proses hukum atas kekerasan terhadap wartawan yang hendak meliput peristiwa kebakaran masih berlanjut 
 
" Belum ada info yang intimidasi wartawan, dan jangan mau dong diintimidasi!, lapor segera ke polisi dan Sampai saat ini proses hukum masih berjalan sesuai prosedur yang berlaku" Kata AKBP Sutarmo
 
 
SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill