Connect With Us

Dishub Kota Tangerang Gelar Operasi Gabungan

Sumber Humas Polda | Senin, 24 November 2014 | 19:26

Dishub Kota Tangerang Gelar Operasi Gabungan (Humas Kota Tangerang / TangerangNews)

TANGERANG-Guna menertibkan perilaku pengendara lalu lintas, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, bersama pihak kepolisian dan juga Datasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya 1 Wilayah Tangerang melakukan operasi tertib lalu lintas di depan Tangerang City, Senin (24/11).

Selain untuk menertibkan para pengendara, operasi bersama tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara.

"Karena banyak juga pengemudi yang masih mengemudikan kendaraan yang tidak layak jalan," ujar H. Julias Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan Kota Tangerang.

Dijelaskannya, rata-rata kecelakan yang terjadi  disebabkan oleh ulah pengemudi yang kurang mentaati rambu-rambu lalu lintas, disamping itu juga kondisi kendaraan yang sudah tidak layak. "Hal ini juga sangat membahayakan pengendara lain," jelasnya usai memimpin operasi gabungan tersebut.

Dalam operasi gabungan kali ini, Dinas Perhubungan mengerahkan 20 personil anggota Dishub yang sudah memiliki jualifikasi sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). "Selain itu kami juga dibantu oleh personel Polres dan Denpom," imbuhnya.

Julias juga mengatakan bahwa pihaknya secara rutin mengadakan operasi gabungan tersebut. "Kami setiap minggu mengadakan
operasi sebanyak empat kali," paparnya.

Dijelaskannya , setelah melakukan operasi gabungan tersebut pihaknya selanjutnya akan menghentikan sementara trayek angkutan umum yang batas KIRnya sudah habis. "Kami akan bekukan sampai KIRnya diperpanjang," paparnya.

Tercatat dari 28.546 kendaraan wajib uji berkala, 25% masih tidak melaksanakan. "artinya kesadaran masyarakat masih rendah untuk mengecek kelayakan kendaraan, makanya kita terus lakukan operasi," sambungnya.

Selain menertibkan para pengendara yang tidak mempunyai surat-surat yang lengkap operasi tersebut juga menyasar truk-truk yang melebihi batas tonase angkutan yang diperbolehkan.

Seperti yang telihat saat salah satu petugas menghentikan sebuah truk yang terlihat penuh membawa barang angkutan. "Inikan juga sangat membahayakan pengendara lain," jelas salah satu petugas.

 
HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill