Connect With Us

Duh! 100 Koperasi di Kota Tangerang dibubarkan

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 14 Desember 2014 | 18:50

Logo Koperasi (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Indagkop) Kota Tangerang di tahun 2015 akan melakukan pendataan kepada sejumlah koperasi yang tidak aktif menjalankan kegiatannya.

Kabid Koperasi dan UKM pada Dinas Indagkop Kota Tangerang, HM Juweni mengatakan,  di Kota Tangerang terdapat 1.136 koperasi yang telah terdata, sementara jumlah koperasi aktifnya hanya 634 koperasi.

”Sisanya sebanyak 502 koperasi tidak aktif,” katanya, Minggu (14/13). Untuk itu Indagkop akan melakukan pendataan dan verifikasi kepada sejumlah koperasi yang tidak aktif tersebut.

"Rencananya akan ada 100 koperasi yang akan dibubarkan," tambah Juweni. Pembubaran itu, dikatakan Juweni, diperkenankan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk keperluan basis data dalam program pembangunan koperasi di Kota Tangerang.

Sementara Iskak Purwahanto, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tangerang mengatakan berdasarkan peraturan memang pemerintah diperbolehkan untuk membubarkan. "Namun, hendaknya dilakukan pendataan dan verifikasi yang cermat dan teliti agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," jelasnya.
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill